Saturday, February 27, 2016

Movie Review: Friendship (2008)

You and me, we were friends just yesterdays
But now friendship is gradually fading away
Being close's transformed it into one deep love
It isn't wrong, is it? 'coz we know each others heart
I used to be sad, despair and lonely
You came to comfort, make me feel all right
Through thick and thin, you never left me
And then my heart has changed over time
A friendly love is transformed
A new kind of love is born, covering all of my heart.

     Film yang bakal dibahas kali ini berasal dari Thailand. Gue suka film2 Asia, salah 1-nya dari Thailand. Horornya kocak, namanya lucu2, dramanya banyak makna. Kali ini yang dibahas drama.. Tumben?! Iya kalo nonton drama emang gue milih2, tapi kalo drama sekolahan Asia gue SUKAK! Selama setting filmnya di sekolahan dan pake seragam tentunya. Kesannya ada gimmick tersendiri ama seragam dan sekolahan.
Sumber: http://www.enjoythaimovies.com/

Ada reuni yang diadain 1 genk yang dulunya temen SMA. Ada Song yang kerja jadi kru film (KRU FILM JUGA PEKERJAAN AYE!! #LAUGH... Gue rasa dia Asst. Sutradara). Kanda, istrinya Song. Den, pekerjaannya aktor. Ada Singha (Jetrin Wattanasin), yang kerjanya fotografer dan editor. Pong juga editor. Ada Jazz, gadis tomboy. Jazz penyelenggara reuninya. pekerjaannya entah fotografer entah yang koreo-in model. Jazz datang ke reuni sambil bawa Sarai, model fotonya. Tujuan berkumpulnya mereka, Jazz ngebicarain reuni berikutnya, ia salah satu penyelenggara reuni kelas yang bakal diadain bulan depan. Gegara mau reuni terkenanglah Singha akan masa2nya di sekolah.

#FLASHBACK JAMAN SKOLA
     Pagi2 pas Singha (Mario Maurer) mo skola, ada ibu2 tuna wicara yang ga sengaja jatuh akibat desek2an para penumpang mo naik bis. Dia nolongin ibu2 itu dan ngasih bunga Mari gold warna kuning. Di kelasnya ada 2 murid baru. Yang 1 pria, Sayan Suksuri dan 1 lagi wanita, Mituna Prueksawan (Pimchanok Luevisadpaibul). Jazz dan Kanda temenan sama Mituna. Pulangnya, Singha ngeledek Mituna. Dia ngatain "bisu". Mengetahui bapaknya Mituna general manager, makinlah diganggu dy sama Singha cs. Sampe Mituna bener2 gedeg. Pas Singha berantem sama Kong sampe hendak ditikam, Sayan dateng nyelamatin dy. Sayan minta dipanggil Lam. Akhirnya mereka jadi 1 genk. Saat pelajaran tari,  Singha kembali ngeledek Mituna. Mituna ngamuk (tapi tetep diem), dia kabur ke luar. Kanda dan Jazz ikut. Mulai darisitu dia menyesal akan kelakuannya.
     Jazz cs ngajak Mituna ke arena skate, dy bilang OK nyatanya ga dateng. Singha cs kembali ngeledek Mituna, kali ini Mituna ngamuk dan mukul Singha.
Kong dan Kanok temannya dicari sama polisi sampe ke sekolahan. Mereka buron. Singha yang makin penasaran sama Mituna, ngikutin dia melulu sampe ke tempat panti tuna wicara (Gue ga tau ini tempat apaan).
     Di sekolah, Singha ngasih Mituna bunga Mari gold diem2. Di jalan pulang, Singha masih minta maaf sama Mituna. Di tengah jalan, lewat segerombolan orang lagi berantem. Di situ mereka jadi deket. Genk Singha pun jadi deket sama Kanda dan Jazz. Singha ngajak mereka semua ke rumah Mituna. Sebelum Mituna pulang, mereka udah sampe di sana duluan. Sekolah ngadain kunjungan ke desa, mereka minta ijin ngajak Mituna. Diijinin. Berangkatlah mereka. Di desa, Singha jadi makin deket sama Mituna. Song pun jadi makin deket sama Kanda.
     Pulang dari desa, Singha belajar bahasa isyarat. Dia ikut bantu di tempat ibunya Mituna bekerja. Singha cs juga ngebantu benerin rumahnya Mituna. Ternyata Mituna melihara bunga Marigold di halaman rumahnya, bunga kesukaan Singha. Mituna cerita keadaan keluarganya. Dy cerita, mereka bertiga kecelakaan mobil mengakibatkan ibunya ga bisa dengar dan bicara. Ga lama, ayahnya yang general manajer ninggalin mereka. Singha makin prihatin dan semakin ingin melindunginya. 
Mereka pun saling suka. JENGJENG... Ujian akhir sekolah tiba.
     Singha cs (tanpa Jazz cs) lagi nongkrong. Lam diserang Kong, ditikam sampe meninggal. Jelas itu pukulan yang berat buat Singha cs (Mana mau ujian akhir!). Gue tau rasanya kehilangan sahabat (Ia dipanggil lebih cepat). Mituna mengetahui kenyataan bahwa ia dan ibunya harus pindah ke desa karena ayahnya menjual rumahnya. Namun, ia berbohong kepada Singha, ia bilang hanya beberapa hari dan dia minta Singha fokus sama ujiannya. Saat ujian, Mituna ngirim pesen ke Singha, akan bertemu lagi pas pengumuman kelulusan. Tanpa tau itulah saat terakhir, Singha ngeliat Mituna dalam hidupnya. Emang biasanya nunggu beberapa minggu terus pengumuman. Tepat sebelum hari kelulusan, Singha pulang dari sekolah mendapati keluarganya pindah ke kota lain besok saat pengumuman kelulusan. Ia langsung lari ke rumah Mituna mau ngabarin kepindahannya (Maklum anak sekolah jaman film ini, kayaknya blum ada HP). Singha nulis pesen, ditaro di pager rumahnya. Besoknya, hari kelulusan. Semua lulus. Song (Chalermpon Thikumporn Teerawon) ngajak mereka ngerayain kecil2an di tempat Den. Singha tadinya ga mau, tapi dipaksa akhirnya ikut. Tulul! 
     Terpengaruh alkohol, mereka semua tertidur. Bangun2 udah hampir sore, Singha lari ke sekolah, rumah Mituna, taman tempat mereka biasa duduk sampe malem. Tapi ga ada Mituna di mana pun. Dia tetep nunggu di taman sampe malam dan ujan lebat. Para polisi nyergap dy, dikira salah satu berandalan (Kong cs) yang memperkosa gadis. Salah seorang polisi, ngenalin dia anaknya sersan polisi. Ternyata 1 berandalan sembunyi di kolam. Dua lagi Termasuk Kong) udah ketangkep. Itulah akhir cerita Singha masa remaja.
     Balik ke jaman dewasa. Saat reuni sekelas, Singha masih aja nunggu Mituna. Temen2nya mengingatkan Singha, kalo emang Mituna mau dateng, dy pasti ngubungan Jazz ato ga Kanda, tapi ini ga. Berarti dia emang ga mau dateng.
     Karena urusan pekerjaan, Singha dateng ke desa yang pernah ia kunjungi bersama teman2nya saat acara sekolah. Di sana ia ketemu ibunya Mituna. Mereka berbincang dengan bahasa isyarat. Singha nanya kabar Mituna. Ibunya membawanya ke rumahnya. Mendapati bahwa Mituna sakit keras, AIDS. Ia terbaring di tempat tidur. Sekarat. Singha nemenin. Sepanjang malam ampe pagi, Singha bacot ga brenti2. Meski tau bahwa pagi itu Mituna udah ga ada.. pergi untuk selama2nya. Ibunya ngasih Singha buku friendship yang ia janjikan. Kembali di rumahnya, Singha baca. TERNYATA... Hari pertama saat ia pindah sekolah, Singha udah jadi orang terpenting dalam hidupnya. Dia ngingetin Singha bahwa yang ia ibu2 yang ia tolong di jalan saat orang desek2an mo masuk bis itu ibunya Mituna. Bunga yang Singha kasih ke ibunya, masih Mituna simpen sampe tuwir. Kemudian, di tulisannya Mituna juga nyampein pesen tentang hari kelulusan yang ia janjikan akan ketemu Singha. Benernya hari itu, ia dateng nyari Singha. Ke sekolahan, ke rumah Singha, bahkan sampe ke taman tempat mereka biasa duduk. Ia yakin Singha bukan orang yang pergi tanpa pesan jadi ia nunggu lama di taman. Pas ujan mo turun, ia mau lari lagi ke sekolahan, nyari Singha. Naas, Kong cs yang Singha liat juga pas nunggu Mituna di taman berbuat tak senonoh sama Mituna. Hingga ia kena AIDS. 
Sumber: www.dvd-covers.org
     Kelar filmnya. Film ini dibuat sad ending. Dan perlu waktu lamakkkkkkkkk untuk nuntasin hubungan Singha dan Mituna yang akhirnya tetep ga jadi2. Gue selalu suka sama film2 tema sekolahan khususnya dari Asia (Jepang, Korea, Cina, Thailand, Vietnam). Gue termasuk orang yang pilih2 nonton drama, tapi asalkan berbau seragam sekolahan, gue tertarik banget nontonnya. Awalnya dari Jepang sih. Gue paling suka sama seragam anak sekolahan Jepang. Berbau sailor, mereka nyebut seragamnya seragam sailor. Unik2 seragam mereka. Bagus. Merambat ke Asia2 lain. Mungkin juga karena jaman2 sekolah (cenderung SMA) itu "masa-masa paling indah" KATANYAAA. Bagi gue tergantung. Dari semua masa, gue paling suka masa kuliah gue :)

PLUS
- Film ini ngajarin menghormati ke orang disabilitas. Karena film inilah gue tertarik untuk belajar Bahasa Isyarat. Meski sebelum2nya banyak juga film2 tentang bahasa isyarat yang uda gue tonton.
- Ngajarin persahabatan ga memandang fisik dan latar belakang.
- Ngajarin sahabat sejati akan terus berlanjut meski salah satunya meninggal.
- Ngajarin berantem itu ga bae, nyawa taruhannya.
- Ngajarin berbuat baik kayak bakti sosial itu perbuatan terpuji.
- Gue suka aktingnya Mituna. Tenang tapi bisa jadi tegas.
- Dari semuanya YANG PALING PENTING... Ngingetin bahwa tumbuhan/bunga mari gold dalam cerita ini itu juga makhluk hidup. Butuh disayangi. Jangan kerjanya bunuh tanaman aja, kapan disayanginnya?!

MINUS
- Banyak unsur pornonya ye. Maksudnya remaja yang lagi belajar puber.
- Nakal2an di usia mereka. Ini yang namanya gejolak kawula muda.
- Awalnya gue bingung sikap Mituna. Dia jutek mampus, diam seribu bahasa meski dia ngecap Singha orang yang berharga buat dia dari hari pertama dia pindah. Da harusnya lembut dikit bisa keles.
- Sikap Mituna suka ga jujur. Kalo dy jujur sama Singha dy harus pindah, mungkin ending-nya akan lain.
- Awalnya gue suka karakter Lam, lama kelamaan kagak. Dialah yang ngajarin Singha cs ke arah pepornoan dan ngisep sabu.

RATING: 8 (scale 10)

Thursday, February 25, 2016

Tips Bertahan dari Suhu Minus di Bawah Nol Derajat Celcius (-25 Derajat)

   Mumpung masih winter, gue mau bagi tips cara bertahan dari suhu udara minus. Ini berlaku untuk negara2 yang memang punya musim dingin. Ga semua negara yang punya winter bisa mencapai minus derajat. Negara yang gue tempatin sekarang mencapai minus 25 derajat Celcius (-25). Kenapa bisa gitu? Ya wajar banget untuk negara2 Scandinavia, namanya juga negara deket Kutub Utara. Oke banget khan tuh!


   Tinggal di negara orang yang bener2 bertolak belakang sama iklim Indonesia itu ga mudah. Ga cuma modal CINTA DINGIN. Fisik loe juga harus terbukti, kalo emang cinta sama udara dingin. Manusia itu terbagi dalam 2 jenis. SATUManusia yang cinta dinginDUAManusia yang cinta panas. Dan loe termasuk yang mana?
   Kalo gue jelas gue yang nomer satu. Yupz! Gue termasuk orang yang cinta dingin. Bukti fisik ada. Waktu umur 2 tahun, dokter memvonis gue ga kuat udara panas. Waktu umur 2 tahun, gue tinggal di Bekasi. Kulit gue merah2 kabeh, ga bisa tidur kalo mlm, ngerengek kepanasan (Ini diceritain nyokap, karena umur 2 tahun gue mana inget ama yg terjadi ama gue). Solusinya, bokap-nyokap beli AC buat di kamar (Jaman 80-an akhir, AC masih termasuk barang tersier). Kulit merah2 berangsur membaik. Umur 3 tahun, gue hengkang skeluarga ke Bandung. Ga perlu AC, udah dingin. Alhasil, penyakit gue sembuh total. Udah ga pernah kambuh. Sampe2 udah lupa gimana rasanya panas WKWKWK.
   Masuk kelas 5 SD, pindah deui ke Surabaya. Wadaw, kembali panas. TAPI gmn ya~~ Ga parah2 banget karna gue selalu berinteraksi di tmpt yang ada ACnya. Misal, di rumah ada AC, di jalan mo ke skolahan pake mobil ada AC, di skolahan ada AC, jalan2 ke mall ya pasti ada AC. Jadi ga sering gue berpanas2 ria. Penyakit merah2 kulit tak ada nampak. SMP balik ke rumah semula, di Bekasi. Gokil! Ini baru luar biasa. Gue merasanya pas SMP. Sering bgt mo mati kepanasan di kelas. Waktu itu lagi jaman2nya bawa kipas tangan dengan model dan bentuk yang unik2. Gue korbannya! Itu kipas juga nemplok di tas gue sampe jaman SMA kayaknya. Untungnya, itu penyakit udah ga pernaa lagi muncul (Jangan sampe muncul lagi). Gue emang berasa c, kadar kegerahan gue melebihi orang2 pada umumya. Orang lain belum gerah, gue dah gag kuku, ke sana sini kyk cacing kepanasan. Lap tangan sepak bola mesti slalu bertengger di pundak buat lap keringet (Jadi kbiasaan bawa lap ukuran sedang di tas selalu ada setiap hari sampe sekarang). Pokoknya kalo lagi kepanasan, gue pasti selalu gelisah. Yang plng mau mampuz adalah saat malam hari, lagi nginep gt dmn yang panasnya seampun2 waduh waduh... Dijamin gue susah tidur. Gue ga pernaa homesick tapi kalo kondisi bgitu rasanya pgn pulang, tidur di kamar sendiri, lebiih nyaman heu....

   Oke. Jadi sebelum loe hengkang ke negara yang lebih dingin dari Indonesia, ada baiknya loe telisik diri loe sendiri. Loe termasuk manusia yang mana~~
   Karna darisitu udah keliatan, manusia nomor 2 pasti lebih banyak perabotannya dan persiapannya daripada manusia nomor 1. Manusia nomor 2 harus siap lahir batin saat menghadapi winter saat suhunya mencapai ekstrim. Kalo loe kaya banget kayak Richie Rich c solusinya loe tinggal beli tiket pesawat ke negara2 yang lebih "panas" dari negara yang loe tempatin selama winter. Bukan hanya uang, tapi juga waktu. Punya loe waktu selama winter untuk free ke sana-sini buang2 duit?? Waktu ga bisa dibeli pake uang coy! Untuk sebagian orang, memilih stay karena emang punya kewajiban yang ga bisa ditinggalkan, misal sekolah, kerja ato sakit.
   Kalo loe masih gamblang sama tips yang gue tulis. Loe bisa liat video gue, gue tulis di akhir paragraf langsung gue hyperlink ke Youtube gue. Oke! Ini tipsnya untuk bertahan dari udara ekstrim saat winter.

1. Pakai body lotion untuk kulit sangat kering
    Gue ga nyebut produk ya. Di toko2 Indonesia ada bbrp yang oke, yang juga produknya dijual di luar negeri. Jangan berpikir karna loe di tempat dingin, loe ga perlu body lotion karena kulit jadi jarang berminyak ato karena kliatannya sama2 aja kalo ga make. LOE SALAH BESAR! Justru di tempat dinginlah, kulit loe jadi makin kering. Makin ekstrim minusnya, makin kering kayak kaktus kulit loe. Bahkan ngelupas kayak kulit ular. Ko gue bisa tau? Karna itu terjadi sama gue. Mulai dari akhir autumn, kulit tangan sama kaki mulai merah2 karna kering. Gue selalu pake body lotion (ya kalo lagi inget c). Yang paling mengerikan adalah tangan kanan gue. Bukan telapak tangan, tapi sisi belakangnya, punggung tangan. Itu bagian yang paling parah dari semuanya bagian tubuh. Dari sejak autumn, tiap hari kalo bepergian gue selalu pake gloves. Bahkan kalo winter, gue double gloves gue. Cuma emang tangan kanan sering banget gue lepas glovenya untuk utak utik hengpon ato tablet ato kalo lagi ngeluarin dompet/kartu ini itu susah pake glove, jadi sering gue lepas ato kalo lagi double gloves, tangan kanan cuma pake 1 glove. Karna lebih sering kena udara terbuka, mungkin tangan kanan gue jadi begitu #masukakal
Warnanya awalnya merah, trus mulai item. Pecah2 gitu dan gateul. Gue sampe malu kalo lagi nulis apa gitu, tu tangan kliatan khan sakitnya WKWKWK

2. Pakai lip balm
   Ada lip balm khusus untuk mencegah bibir pecah2. Biasanya emang dipake saat winter. Gue ga pernah make sih, justru orang2 native di sini yang selalu make.

3. Double Gloves
    Ini cara yang sering dipake juga sama native di sini. Lapisan pertama bisa dari kain, bisa dari wol. Lapisan kedua dari kulit imitasi yang tebel.


4. Double Socks
   Kaki itu salah satu organ penting yang harus loe lindungin saat winter. Meski loe pake winter shoes, loe tetep HARUS pake kaos kaki tebel. Kalo kaki loe kedinginan, itu bakal ngejalar ke bagian tubuh atas. Dan itu WOW. Ibaratnya sekujur tubuh loe dapet hawa dingin dari kaki "juga".  Gue biasanya pake 2 kaos kaki. Lapisan pertama, kaos kaki wol. Lapisan kedua, kaos kaki wol rajutan (sjauh ini itu yang anget)

5. Double/Triple Pants
   Ini sangat lazim. Saat -25 gue pake 3 lapis, sampe sesek rasanya mo jalan juga. Ngerasa kayak segede Jaiko, susah jalan. Sesek kebanyakan lapisan. Lapisan pertama, gue pake long jon. Lapisan kedua, gue pake celana piyama gue.. yang sering banget kayak piyama2 bulu aga tebel di Korea/Jepang (dari fur gitu bahannya... cukup anget). Lapisan ketiga baru jeans/celana yang dalemnya ada fur.
Benernya lucu juga ye pake piyama. Tapi ga ada yang tau juga itu piyama jadi ya bodo amatlah =))

6. Buang Syal Loe, Pakai Small Blanket
    -25 bagi gue, syal udah ga mempan. Syal yang biasanya nutupin leher, pas winter bisa dari nutupin hidung sampe dada. Paling aman pake small blanket. Ukurannya lebii gede dari sapu tangan sepak bola gue, lebih kecil dari selimut tentunya. Bahannya wol. Bikin sesek napas saking tebelnya pas dipake, tapi leher ama terkendali.

7. Pakai Topi Bulu Imitasi Bentuk Animal
  Ini ga harus yang bentuk binatang, gue tulis binatang biar lucu aja. Topi apa aja yang ada penutupnya di samping kanan-kiri dan ada pengkaitnya di dagu. Biasanya gue mix sama small balnket gue buat nutupin hidung sama kuping. Jadi pas pengaitnya loe pasang, semua terlindungi (Hidung, kuping, leher). Selain kaki, hidung dan kuping juga PENTING untuk loe tutupi. Mereka punya lubang khan, udara dingin bisa langsung masuk ke dalam tubuh loe. Biasanya lazim mimisan karena DINGINnya ampun DJ. Untungnya gue ga sampe mimisan, cuma pas autumn sering ada darah kering dalam hidung. Winter emang dingin tapi autumn juga dahsyat. Kalo gue, mending minus berapa pun dah asal jangan "windy" alias berangin. Jangan kata minus, plus 5 derajat aja udah BBBRRR kalo ditambah cuaca berangin. Autumn khan terkenal banget sama "windy"-nya jadi gue lebih sengsara pas autumn. 


8. (Plus) Pakai Baju Lengan Panjang
   Pakai baju lengan panjang kalo loe mau, sebelum pake jaket. Pribadi gue, gue ga doyan baju lengan panjang. Kesannya "Ga gue banget gitu kalo make baju lengan panjang". Bisa juga karna sedari lahir di Indo negara tropis, gue jadi emang ga suka pake lengan panjang, karna bikin tambah gerah. Kayaknya di Indo gue ga punya baju lengan panjang, kecuali kemeja. Di sini, gue dipaksa beli sama temen gue. Yaudah gue beli 1. Kalo beli long jon di Indonesia, biasanya sepaket sama atasannya lengan panjang. Kalo di sini, dijual terpisah. Baju lengan panjang 1, sisanya 3 baju long jon. Akhirnya, gue double baju. Pakai baju long jon dulu baru T-Shirt (lengan pendek). Trus baru pake jaket.

9. Double Jackets
   Jaket ini terserah. Gue biasanya c pake 1 cukup, yang Down Jacket. Tapi pernah juga gue pake double. Pertama gue pake jaket untuk musim lain yang tipis. Bisa juga loe akalin pake sweater. Gue ga demen pake sweater dan ga punya juga. Kemudian baru loe lapis lagi pake winter jacket. 

10. Jangan Kelamaan Ada di Udara Terbuka
     Umumnya saat udara SUPER DINGIN orang justru bakal menghindari jalanan. Untuk bisa naik kereta, bis, metro, trem TENTU SAJA loe harus berhadapan sama udara terbuka. Itu ga bisa dipungkiri, tapi bisa loe minimalisir. Misal, loe naik kereta di track/peron 3. Kereta bakal dateng 4 menit lagi. Umumnya, ada papan digital yang selalu nampilin jadwal2 kendaraan umum. Itu papan letaknya di dalem gedung (bisa di train station, gedung2 lain). Loe bisa 2 menit stay dulu di dalem gedung, menit ketiga baru loe menuju peron.

Nah liat khan! Meski gue manusia nomor 1, tapi kalo dinginnya ekstrim gue juga bisa sangat kedinginan dan bisa juga kulit gue jadi merah2 karna kedinginan, malah bukan karna kepanasan. Alam ga bisa dilawan hehehe~~~
Ada juga nich video tutorialnya. Bisa loe klik DI SINI. Itu video pasca -25 derajat, -14 derajat. Itu video live, gue juga make atribut2 yang gue sebut di poin2 di atas. Itu tips2 dari gue. Moga bisa membantu kalian untuk bertahan dari udara dingin. Ciao!