Thursday, October 2, 2014

Movie Review: Rurouni Kenshin - Kyoto Inferno (2014)

             Sumber gambar: jurnalotaku.com 

Ini film kedua sekuel Samurai X. Sebelumnya tahun 2012, film Rurouni Kenshin yang pertama nyeritain awal komik/awal banget Kenshin jadi pengembara di Tokyo. Sebelum nonton filmnya, gue udah bisa nebak, kalo ceritanya pasti berhubungan sama Shishio. Karena gue penggemar komiknya sedari dulu, dan memang kasus yang berhubungan sama Kyoto cuma cerita tentang Shishio, apalagi ada embel-embel inferno. Jelas banget itu nyeritain Shishio yang seluruh tubuhnya pernah kebakar.

Awal film dimulai dari pembantaian orang-orang kepolisian, dikepalai Hajime Saito (Yōsuke Eguchi) oleh rombongan Makoto Shishio (Tatsuya Fujiwara) yang dilakukan oleh tangan kanannya, Sojiro Seta (Ryunosuke Kamiki).
Kemudian, cerita beralih ke tokoh utama. Kenshin Himura (Takeru Satoh), Kaoru Kamiya (Emi Takei), Sanosuke Sagara (Munetaka Aoki), dan Yahiko Myojin (Kaito Ōyagi) lagi pada nonton opera sabun.

Cerita hampir mirip sama yang di komik, bahkan kata-katanya juga mirip. Okubo, Menteri Dalam Negeri meminta Kenshin membasmi Shishio, dengan alasan ia akan menggulingkan negara era baru ini. Kemudian, Okubo dibunuh oleh Sojiro. Kenshin yang berpamitan pada Kaoru, memutuskan pergi ke Kyoto. Teman-teman Kenshin di dojo marah-marah gag terima karna Kenshin pergi gitu aja. Kecuali Megumi (Yu Aoi), semua temannya menyusul Kenshin ke Kyoto.

Di jalan menuju Kyoto, Kenshin bertemu dengan Misao (Tao Tsuchiya) yang merupakan salah seorang Oniwabanshu. Ia kepergok lagi nyuri pedang sakaboto-nya Kenshin. Gag lama, seorang anak kecil bersimbah darah meminta pertolongan. Ia berkata desanya diserang kawanan Shishio. Ia menangis minta Kenshin dan Misao menolong kakaknya yang sekarat. Naas, sang kakak mati tak tertolong. Sang adik mengantar mereka berdua ke desanya yang sudah porak poranda. Mendapati orangnya tewas digantung, ia histeris mengakibatkan puluhan orang Shishio datang ke arah sumber suara. Kenshin membasmi mereka dengan enteng. Sojiro melihat kagum dan mengantarkan Kenshin ke tempat Shishio, tak jauh dari situ. Saat Kenshin sedang berperang melawan Sojiro, pedang sakaboto patah.

Sesampainya di Kyoto, Misao mengajak Kenshin menginap di tempatnya yang merupakan basecamp Oniwabanshu. Di sana ia berkenalan dengan Okina (Min Tanaka). Kenshin meminta Okina mencarikan Shakkai Arai, sang pembuat pedang legendaris terbaik. Namun, ternyata Shakku sudah mati. Kenshin mencari anak Shakku, untuk minta dibuatkan pedang. Niatnya diketahui oleh Cho (Ryosuke Miura), salah satu anggota Juppongatana, anak buah Shishio. Cho menyandera Iori, cucu Shakkai satu2nya. Kenshin menyelamatkan. Sebagai pengganti, ia diberikan sebuah pedang sakaboto "dewa", karya Shakkai yang terakhir. Di sini ia bertemu dengan Kaoru dan Yahiko.

Pasuka Shishio dan Juppongatana mulai melancarkan aksinya pada 1 menit sebelum tengah malam. Ia hendak membumihanguskan Kyoto. Puluhan/ratusan anggota Shishio diturunkan. Semua bertarung dan di sinilah Sanosuke muncul. Shishio menyuruh Sojiro menculik Kaoru. Kenshin yang melihatnya ngebut ngejar Sojiro. Tiba di kapal "sarang penyamun"-nya kawanan Shishio. Kaoru ditendang dan dibuang ke laut, Kenshin nyusul nyebur juga. ROMANTIS SCENE http://eemoticons.net  
Saking kencengnya ombak dan cuaca gag mendukung, Kenshin pingsan. Terdampar di tepi laut. Ditolong oleh ... (belum diceritain, TAPI GUE TAU ITU GURUNYA KENSHIN YANG NOLONG) http://eemoticons.net
Udah cerita selesai sampai situ dan akan bersambung ke film Kenshin sekuel selanjutnya. Bentar lagi akan tayang kok di Indonesia, jadi tungguin aja. Hahaha...


Film ini BAGUSSSSSSS. http://eemoticons.net
Gue sukak! Apanya?


PLUS
- Gue suka adegan berantemnya. Terlihat REAL. Nice! Saat nonton gue juga mantengin teknik pedangnya si Kenshin. Oke lho! ^^

- Gue suka scene saat Kenshin dijebak dengan cara, para musuh semuanya berupa seperti Shishio. Ini KEREN BANGET!!! http://eemoticons.net  Ini gag ada di komik. Sutradaranya kepikiran aja buat scene ciamik kayak gitu. Hehehe...


- Pemain-pemain ceweknya kayak Kaoru, Megumi sama Yumi. Kawai2 ^^



MINUS
- Si anak kecil di desa yang dibantai. Saat pertama ngeliat orang tuanya digantung, kurang dramatisir aktingnya. Komiknya malah lebih dramatisir.
- Kaoru saat ditinggal Kenshin ke Kyoto. Datar http://eemoticons.net Kurang ngena, kurang depresi. Karena kalo cewek ditinggal laki biasanya emang DOWN BANGET khan. http://eemoticons.net

- Romance scene di akhir, kok kayaknya agak lebay. Jadi kayak Peter Pan yang khawatir Wendy diceburin ke laut sama Captain Hook. Gue bingung kenapa sutradaranya milih adegan itu sebagai romance scene ?!?


- Dari semua karakter Samurai X, gue paling suka sama Sanosuke (Di komiknya). Sebenarnya gue gag bilang jelek karakternya. Bagus c, tapi agak kurang sreg. Kenapa Casting Directornya gag milih orang-orang di film Crows Zero yang emang film berantem, misal comot gitu si "Kiritani Kenta"?
Sumber gambar: crowszerou.blogspot.com
KYAAAAAAAAAAAAA http://eemoticons.net
OKZ BANGET kalo sampe doi yang maen. Dari segi tinggi udah pas, aktingnya juga bisa ngelucu WKWKWK...
Dan peran Sanosuke di sini kecil banget, padahal dia tokoh utama juga lhoooo....


RATING 8.5 (scale 10.00)


No comments:

Post a Comment