Friday, October 31, 2014

Movie Review - Annabelle (2014)

Sumber gambar: en.wikipedia.org

Annabelle, film garapan John R. Leonetti. Sesuai dengan cerita asli tentang boneka horor di dunia nyata. Sebelum film ini beredar, gue emang pernah denger kalo boneka Annabelle disimpen di ruang kaca di tempat Ed and Lorraine Warren. Dan ternyata cerita ini difilmkan. Well, agak berbeda dengan kenyataannya. Entahlah... Gue selalu berpikir kenapa yang namanya "BASED ON ... " selalu menyimpang dari cerita aslinya. Berhubung ini masih dibumbui fiksi, maka itu masih ada di dalam nalar gue. Jadi ya ga papa kalo cerita asli Annabelle berbeda dengan filmnya. Sah-sah aja. Yang engga ada kata menyimpang itu kalo untuk cerita/film tentang biografi tokoh. Forbidden banget untuk menyimpang #inmyopinion.
Berikut reviewnya:

Cerita diawali dgn pengakuan para perawat tentang sebuah boneka (cantik/serem) yang dirasuki Annabelle Higgins. Kembali ke 1 tahun sblmnya di kota Santa Monica. Tokoh utama pasangan suami-istri John Gordon (Ward Horton) dan Mia (Annabelle Wallis) yang tengah mengandung. Mereka bertetangga dengan Pete (Brian Howe) dan Sharon Higgins (Kerry O'Malley), keluarga hangat yang telah kehilangan putrinya, Annabelle Higgins (Tree O'Toole) 2 tahun lalu. Isunya Annabelle lari dari rumah.
John memberikan boneka horor kepada istrinya sebagai hadiah. Suatu malam, Amanda mendengar jeritan tetangganya. Ia menbangunkan John untuk memeriksanya. Benar terjadi sesuatu sama tetangganya, John menyuruh Amanda nelpon ambulans. Selintas terlintas seorang wanita anggota sekte sedang menggendong boneka horor. Datang seorang anggota sekte laki-laki menyerang mereka. Polisi datang tepat saat pertarungan berlangsung. Polisi menembak sang pria. Si wanita juga mati bunuh diri. Berita keluar di media tentang peristiwa itu. Nama anggota sekte wanita bernama Annabelle Higgins. Ia adalah anak dari tetangganya yang hilang 2 tahun lalu. Sedangkan si pria sekte adalah pacar Annabelle. Annabelle sendiri dan pacarnya yang telah membunuh kedua orang tuanya dengan sadis dan tanpa ampun. Annabelle mati dgn menggorok lehernya sendiri. Mereka kembali ke rumah mereka. Saat malam tiba, mereka terbangun mendengar suara. Suara mesin jahit nyala sendiri. Keesokannya, Amanda mendengar suara kursi goyang yang diduduki Annabelle bergerak. Saat dihampiri, semua tenang kembali. Ini membuat Mia jadi gag suka dengan bonekanya. Ia menyuruh John membuangnya. John pun melakukannya. John dan Mia mendapat kunjungan dari seorang detektif Clarkin (Eric Ladin) tentang kasus yang baru-baru ini menimpa mereka. Mereka diberitahu tentang sekte aliran sesat yang marak terjadi.

John harus pergi keluar kota untuk urusan kerjaan. Ia meninggalkan Amanda sendiri. Kompor gas menyala sendiri membuat dapur kebakaran. Susah payah Amanda merangkak keluar seperti ada yang menarik dirinya ke kobaran api. Untung! Ada beberapa orang yang masuk ke dalam rumahnya nolong Mia segera. Sadar-sadar udah di RS. John segera kembali dengan panik, Ternyata Mia udah melahirkan dan bayinya perempuan, Diberi nama Leah. Mia meminta John untuk pindah dari rumah itu dan pindahlah mereka ke apartemen di kota Pasadena. Saat mereka bebenah "JENGJENG" ada boneka annabelle lagi di dus. Mia yang sudah lebih kuat kembali menaruhnya di kamar bayi. Pas dia ketiduran sosok Annabelle dalam wujud manusia datang menghampiri bayi Leah. Sontak Leah menangis, membangunkan Mia. Mia memutuskan cari angin di luar sama Leah. Dia ketemu Evelyn (Alfre Woodard), pemilik toko buku dekat apartemennya. Pas balik ke apartemennya, Mia nemuin potongan-potongan gambar jadi 1 yang dibuat oleh anak kecil penghuni kawasan apartemennya. Isi gambarnya, seorang ibu membawa kereta dorong bayi, saat truk melintas menabrak bayinya hingga tewas. Mia mengalami hal menakutkan lain. Ia dan John membicarakan hal ini dengan pastur. Ia.mengalami kejadian lain di gedung apartemennya. Mia memutuskan bertemu dengan detektif 4 mata. Darinyalah Mia tau luka di tangan yang ia dapat dari peristiwa terakhir sama dengan coretan saat Annabelle mati di rumahnya (lukanya sudah hilang pas ia ketemu sang detektif). Ia juga tau nama sekte yang dianut Annabelle adalah pengikut Ram. Mia ke toko buku untuk mencari tau. Dibantu Evelyn ia menemukan beberapa buku yang tepat. Adegan selanjutnya persis seperti di gambar. Kereta bayinya tertabrak untungnya Leah sedang dalam pelukannya.
Barang-barang belanjaan dan buku-bukunya berhamburan keluar dari kereta dorong bayi.

Di dalam apartemennya ia membaca bukunya. Kejadian menimpanya kembali. Ia terkunci di kamar bayi. Leah sendrian di ruang tengah. Buku-buku mulai berjatuhan. Mia keluar dobrak pake kursi. Boneka Annabelle melayang seperti dikendalikan iblis. John masuk rumah panik mendapati istrinya tengah berteriak. Mereka memanggil pendeta Perez (Tony Amendola) untuk datang ke rumah mereka. Pendeta Perez membawa boneka Annabelle ke gereja. Di perjalanan ia mengalami keanehan. Pas mau msk gereja, sosok Annabelle manusia dtng. Saat melangkah msk, pendeta Perez terhempas ke jalanan dan koma. Annabelle manusia mengambil bonekanya dan pergi. John yg bekerja di RS menunggui pendeta Perez yg blm sadarkan diri. Sementara Mia di rmh bersama Leah dan Evelyn. Pendeta sadar dan memperingatkan John bahwa iblis sdh dtng. John mnlpn Mia menyuruh mrk keluar dr sana. Iblis dtng menyerupai pendeta Perez dan mengetuk pintu apartemen Mia. Kejadian klimaks mulai terjadi. Ia khilangan Leah. Iblis menampakan diri dan menyerang Evelyn. Mia diberi petunjuk bahwa jiwa anaknya bisa digantikan olehnya. Ia pun rela membunuh dirinya dgn cara melompat. John dan Evelyn menghentikannya. Mia histeris ttp meminta untuk mati menggantikan anaknya. Evelyn pun turun tgn dan mengorbankan dirinya mengantikan jiwa Leah. Leah kmbl ke tgn John dan Mia. 6 bln kmdn. Semua tampak baik2 saja. Pendeta mengingatkan untuk berhati2 sebab iblis tdk bisa dihancurkan karna ia tdk diciptakan.

PLUS
- Makna film ini sesuai Firman Tuhan. "Tidak ada kasih yang lebih besar dari kasih seorang yang memberikan nyawanya bagi orang lain/sesamanya." Hal itu juga udah lama gue denger di gereja. Itu dipraktekan dalam film Annabelle ini dengan meninggalnya Evelyn. Sebenarnya saat Mia ditolong pas mau bunuh diri, gue udah duga kalo si Evelyn yang akan gantiin untuk mati. (Udah bisa kebaca).
- Scene pas Mia di basement lagi nyuci pakaian. Pas diganggu, Mia nutup lift. Kebuka terus di lantai yang sama (BASEMENT)!!! Itu horor. Apalagi kalo terjadi beneran. Hiiiiii....
- Scene saat boneka Annabelle melayang, sekilas tampak di belakangnya ada iblis yang ngendaliin dia. Lumayan nyeremin mimiknya itu iblis.

MINUS
- Scene saat dapur rumah Mia kebakaran. Lha itu yang nolongin dia orang-orang darimana?!? Sigap dan segera banget datengnya. Sedangkan alarm kebakaran KAYAKNYA gag nyala/dering pas kebakaran terjadi di rumahnya. 
- Scene saat Mia terkurung di kamar bayi. ANEH! Masa pintu didobrak pake kursi bisa kebuka sendiri tanpa pintunya rusak/gompel/pecah/retak. Bae-bae aja tuh pintunya :|
- Fungsinya si Detektif Clarkin kurang banyak. Nongol cuma 2 scene weleh... weleh...
- Agak mirip film CHUCKY.
- Kurang creepy filmnya. 

RATING 6.5 (scale 10.00)


Sunday, October 5, 2014

Pesona Bintang Film Hong Kong

Film Hong kong sudah mendarah daging dalam diri saya sedari kecil. Tanya kenapa? Because I am Chinese descent so I Love HK Movies. Apalagi film-film berbau silat, "perang" yang pake pedang dan kerajaan. Untuk tokoh favorit, gue SUKA http://eemoticons.net

Sumber gambar: http://chinesemov.com

Mungkin pada nanya. Siapa tuh dia????????? http://eemoticons.net
Hehehe...
Dicky Cheung adalah pemeran tokoh utama dalam film "The Duke of Mount Deer"

Sumber Gambar: http://www.spcnet.tv

sebagai Wei Xiaobao dan "Journey to the West"
Sumber Gambar: www.reocities.com

sebagai Sun Gokong.
Siapa sich yang gag kenal Biksu Tong, Ti Pat Kai dan Sa Cheng? Nah! Sun Gokong ini yang meranin ya si Dicky Cheung, si kakak pertama.

Filmnya Dicky Cheung sebenarnya banyak banget. Tapi 2 judul di atas yang mengena banget dalam hidup gue. Sedikit gue ceritain peran dia di 2 film itu.

The Duke of Mount Deer (2000):
Peran Dicky di sini sebagai Wei Xiaobao. Dia supel, licik, cerdik, penjilat, pembual (bahkan kaisar dikibulin) sayang BGT sama ibunya, pekerja keras, punya banyak teman, miskin, DAN PUNYA ISTRI 7 http://eemoticons.net
Genre ceritanya drama perang - komedi. Terpingkal-pingkal nontonnya. Apa yang bikin gue suka banget sama dia dan karakter yang dia mainkan? Tahun 2000, ketika itu gue masih SD. Ada 1 scene saat Dicky ditanya oleh Fang Yi, salah satu istrinya, "Di antara ke-7 istrinya, dia paling SUKA ke siapa?". Dicky spontan jawabnya paling SUKA ke Fang Yi (yang nanya). Begitu istrinya pergi, Dicky nambahin kira-kira begini, "Yang paling KUSUKA emang kau (Fang Yi), yang paling KUSENANGI Shuang Er, yang paling KUSAYANGI Long Er, yang paling KUCEMASKAN Ping Er, yang paling KUCINTA Ake, yang paling gue KHAWATIRIN Jian Ning".
http://eemoticons.net 
Ahahahahaahhhhhhhhhh =)) Ini scene kocak BGT. Kepikiran jawab begitu. Di masa sekarang MUNGKIN itu jadi pedoman hidup gue juga si. Ahahahaahhhh....

Journey to the West (1996):
Dalam film ini, Dicky berperan sebagai Sun Gokong. Seperti yang kebanyakan orang tau Sun Gokong adalah siluman kera yang suka berantem, keras kepala, setia kawan, perusuh, pembangkang, kuat, supel, dll. Ia ditugasin untuk nemenin Biksu Tong ke barat mencari kitab suci bersama dengan 2 murid lainnya.
Ini film juga drama perang - komedi. Film ini melegenda banget. Gue suka Sun Gokong di sini karakternya total.

Film-film Dicky lainnya yang patut ditonton itu I Love Hong Kong 2012, The Palace dan Summer Love Love.


Thursday, October 2, 2014

Movie Review: Rurouni Kenshin - Kyoto Inferno (2014)

             Sumber gambar: jurnalotaku.com 

Ini film kedua sekuel Samurai X. Sebelumnya tahun 2012, film Rurouni Kenshin yang pertama nyeritain awal komik/awal banget Kenshin jadi pengembara di Tokyo. Sebelum nonton filmnya, gue udah bisa nebak, kalo ceritanya pasti berhubungan sama Shishio. Karena gue penggemar komiknya sedari dulu, dan memang kasus yang berhubungan sama Kyoto cuma cerita tentang Shishio, apalagi ada embel-embel inferno. Jelas banget itu nyeritain Shishio yang seluruh tubuhnya pernah kebakar.

Awal film dimulai dari pembantaian orang-orang kepolisian, dikepalai Hajime Saito (Yōsuke Eguchi) oleh rombongan Makoto Shishio (Tatsuya Fujiwara) yang dilakukan oleh tangan kanannya, Sojiro Seta (Ryunosuke Kamiki).
Kemudian, cerita beralih ke tokoh utama. Kenshin Himura (Takeru Satoh), Kaoru Kamiya (Emi Takei), Sanosuke Sagara (Munetaka Aoki), dan Yahiko Myojin (Kaito Ōyagi) lagi pada nonton opera sabun.

Cerita hampir mirip sama yang di komik, bahkan kata-katanya juga mirip. Okubo, Menteri Dalam Negeri meminta Kenshin membasmi Shishio, dengan alasan ia akan menggulingkan negara era baru ini. Kemudian, Okubo dibunuh oleh Sojiro. Kenshin yang berpamitan pada Kaoru, memutuskan pergi ke Kyoto. Teman-teman Kenshin di dojo marah-marah gag terima karna Kenshin pergi gitu aja. Kecuali Megumi (Yu Aoi), semua temannya menyusul Kenshin ke Kyoto.

Di jalan menuju Kyoto, Kenshin bertemu dengan Misao (Tao Tsuchiya) yang merupakan salah seorang Oniwabanshu. Ia kepergok lagi nyuri pedang sakaboto-nya Kenshin. Gag lama, seorang anak kecil bersimbah darah meminta pertolongan. Ia berkata desanya diserang kawanan Shishio. Ia menangis minta Kenshin dan Misao menolong kakaknya yang sekarat. Naas, sang kakak mati tak tertolong. Sang adik mengantar mereka berdua ke desanya yang sudah porak poranda. Mendapati orangnya tewas digantung, ia histeris mengakibatkan puluhan orang Shishio datang ke arah sumber suara. Kenshin membasmi mereka dengan enteng. Sojiro melihat kagum dan mengantarkan Kenshin ke tempat Shishio, tak jauh dari situ. Saat Kenshin sedang berperang melawan Sojiro, pedang sakaboto patah.

Sesampainya di Kyoto, Misao mengajak Kenshin menginap di tempatnya yang merupakan basecamp Oniwabanshu. Di sana ia berkenalan dengan Okina (Min Tanaka). Kenshin meminta Okina mencarikan Shakkai Arai, sang pembuat pedang legendaris terbaik. Namun, ternyata Shakku sudah mati. Kenshin mencari anak Shakku, untuk minta dibuatkan pedang. Niatnya diketahui oleh Cho (Ryosuke Miura), salah satu anggota Juppongatana, anak buah Shishio. Cho menyandera Iori, cucu Shakkai satu2nya. Kenshin menyelamatkan. Sebagai pengganti, ia diberikan sebuah pedang sakaboto "dewa", karya Shakkai yang terakhir. Di sini ia bertemu dengan Kaoru dan Yahiko.

Pasuka Shishio dan Juppongatana mulai melancarkan aksinya pada 1 menit sebelum tengah malam. Ia hendak membumihanguskan Kyoto. Puluhan/ratusan anggota Shishio diturunkan. Semua bertarung dan di sinilah Sanosuke muncul. Shishio menyuruh Sojiro menculik Kaoru. Kenshin yang melihatnya ngebut ngejar Sojiro. Tiba di kapal "sarang penyamun"-nya kawanan Shishio. Kaoru ditendang dan dibuang ke laut, Kenshin nyusul nyebur juga. ROMANTIS SCENE http://eemoticons.net  
Saking kencengnya ombak dan cuaca gag mendukung, Kenshin pingsan. Terdampar di tepi laut. Ditolong oleh ... (belum diceritain, TAPI GUE TAU ITU GURUNYA KENSHIN YANG NOLONG) http://eemoticons.net
Udah cerita selesai sampai situ dan akan bersambung ke film Kenshin sekuel selanjutnya. Bentar lagi akan tayang kok di Indonesia, jadi tungguin aja. Hahaha...


Film ini BAGUSSSSSSS. http://eemoticons.net
Gue sukak! Apanya?


PLUS
- Gue suka adegan berantemnya. Terlihat REAL. Nice! Saat nonton gue juga mantengin teknik pedangnya si Kenshin. Oke lho! ^^

- Gue suka scene saat Kenshin dijebak dengan cara, para musuh semuanya berupa seperti Shishio. Ini KEREN BANGET!!! http://eemoticons.net  Ini gag ada di komik. Sutradaranya kepikiran aja buat scene ciamik kayak gitu. Hehehe...


- Pemain-pemain ceweknya kayak Kaoru, Megumi sama Yumi. Kawai2 ^^



MINUS
- Si anak kecil di desa yang dibantai. Saat pertama ngeliat orang tuanya digantung, kurang dramatisir aktingnya. Komiknya malah lebih dramatisir.
- Kaoru saat ditinggal Kenshin ke Kyoto. Datar http://eemoticons.net Kurang ngena, kurang depresi. Karena kalo cewek ditinggal laki biasanya emang DOWN BANGET khan. http://eemoticons.net

- Romance scene di akhir, kok kayaknya agak lebay. Jadi kayak Peter Pan yang khawatir Wendy diceburin ke laut sama Captain Hook. Gue bingung kenapa sutradaranya milih adegan itu sebagai romance scene ?!?


- Dari semua karakter Samurai X, gue paling suka sama Sanosuke (Di komiknya). Sebenarnya gue gag bilang jelek karakternya. Bagus c, tapi agak kurang sreg. Kenapa Casting Directornya gag milih orang-orang di film Crows Zero yang emang film berantem, misal comot gitu si "Kiritani Kenta"?
Sumber gambar: crowszerou.blogspot.com
KYAAAAAAAAAAAAA http://eemoticons.net
OKZ BANGET kalo sampe doi yang maen. Dari segi tinggi udah pas, aktingnya juga bisa ngelucu WKWKWK...
Dan peran Sanosuke di sini kecil banget, padahal dia tokoh utama juga lhoooo....


RATING 8.5 (scale 10.00)