Tuesday, January 24, 2012

Surat untuk Dewi "Dee" Lestari

Untuk blog kontes Mizan.com

Dear teteh Dee,

Sebagaimana aku manggil teteh @arinaephipania, kalau begitu aku manggil Dee dengan sebutan teteh aja yaph. Hehehee ^^
Awalnya aku udah tau teteh sebagai novelis sejak lama. Tapi bener-bener tau teteh gimana-gimananya, sejak aku masuk friends club @moccaofficial @swingingfriends. Aku suka baca buku (terutama komik), namun aku baca novel sejak aku SMA. Cuma ya itu, baca novel kalau sedang mood aja. Pertama kali banget aku baca novel teteh itu yang judulnya “Recto Verso”. Dalam buku itu yang aku paling suka adalah cerita yang berjudul "Aku ada”. Puisinya isinya pantai-pantai gitu, mengingatkan aku sama anak pantai, yang menganut aliran rastafara. Haha.
Novel kedua yang aku baca adalah Perahu Kertas. Jika aku nilai, yang lebih elegan dari segala sisi, baik desain buku, CD, dan puisi jelas Recto Verso pemenangnya, namun Perahu Kertas juga tidak boleh dianggap enteng. Perahu Kertas lebih mengena, lebih meresap di hati, bahkan mungkin salah satu pembaca mengalami hal serupa.
Aku ingat waktu bulan November 2010, aku pernah mention teteh Dee di tweet. Karena kurang lebih kisahku sama seperti dalam buku itu. Dengan latarbelakang tokoh utama Kugy dan Keenan. Aku ingin mengenalkan “Keenan”ku padanya.



Dalam tweet itu, aku memperkenalkan Keenanku sama teteh ^^



Sebagai penulis teteh sudah berhasil merenyuh pembacanya untuk ikut terjun dalam novelnya. Bukan hanya sebagai pembaca, tapi juga ikut terjun langsung menjadi apa yang dirasakan oleh Kugy, Keenan, Remi dan Luhde. Aku banyak beajar dari buku itu teh. Buku itu ngajarin aku, bagaimana rasanya mencintai dengan tulus (sebagaimana cinta Kugy terhadap Keenan dan sebaliknya) dan bagaimana caranya melarikan diri secara positif (Kugy yang mati-matian ingin menyelesaikan kuliah dan keluar dari siklus hidupnya, yang di mana ia sulit menjadi dirinya sendiri). Tapi menurut aku, poin yang paling penting sih, sebagaimana melarikan dirinya mereka, jodohlah yang membawa mereka kembali. It's nice to know the final was happy ending :)

With lot of love,

Dari: Fanny Nadia
Untuk: Mizan.com

17 comments:

  1. Wah lu ngalamin kisah seperti di Perahu Kertas??? Gimana tuh ceritanya? Heheheh

    ReplyDelete
  2. Learning things from different kinds of books is good!

    hmm, semoga suratnya dibaca :)

    ReplyDelete
  3. Dibeli bukunya. Kurang lebih si mrp2 ma tuwh buku. Heheheee... :)

    ReplyDelete
  4. @Stevanus...
    Yups. Certainly yes! Yaa smoga yaph... Hehehe :D

    ReplyDelete
  5. wah mau juga dong dikenalin sama Keenan-nya. *uhuk*
    udah lama berarti ya kalo sejak SMA. :D

    ReplyDelete
  6. ak lum bca tu yg perahu kertas *kemana aje ye??*
    hummmm...pensaran jdna hehe

    sukses yaaa :)

    ReplyDelete
  7. @ Rahmat...
    Aahh, ntar Keenannya km ambil *lho :))
    Engga.. Yg SMA khan Recto. Perahu baru kuliah ini... sampe skarang. Mwahahahaaaa.... :p

    @ Ca Ya...
    Laaah, bukannya demen Dee... o.O
    Iya critanya bagus kok. Heheheee :)

    ReplyDelete
  8. Dikupas dikit dong isi cerita bukunya? Jadi penasaran nih abis baca ini, apalagi ada anak pantainya.

    ReplyDelete
  9. @Bima... Yaelah.. Beliii, jgn kayak org susah. Atoo pinjem gue. Khan loe dah lyat lemari buku gue kek apaan FULLnya. Nyahahahaa :))

    ReplyDelete
  10. Belum pernah baca karya Teh Dee.. katanya sih bahasanya itu lo.. Aku lebih suka baca yang ringan seperti komedi non fiksi hihi tapi pengen baca bukunya Teh Dee kalo ada yang mau kasih, pinjemin boleh.. hihi

    ReplyDelete
  11. sukaaaaaaaaa aku masih aja suka ingat supernovanya Dee...

    penulis perempuan memang mampu mendalami segala sesuatu tentang tokoh dan menyelami lebih dalam kehidupannya.
    Dee patut diacungi jempol untuk prestasinya.
    Btw, nice post :D

    ReplyDelete
  12. @Retno Hahahaaa... Karya ringannya teteh Dee ada yang filosofi kopi lumayan ringan. Tipis pula bukunya :)

    @Syifa.. Iya supernova. Blum baca. Wkwkwk. Tar dech awal bulan beli lsng 33nya di True Dee :p
    Siiphh, thanks Syif!! :)

    ReplyDelete
  13. Saya juga suka novel, seperti "Ketika Cinta Bertasbih", saya juga lagi nunggu novel "Tasbih ketika Bercinta" :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yups.. Banyak membaca, nambah pengalaman, nambah ilmu. It's good for us! :D

      Delete
    2. Dengan membaca bisa memberikan kita ilmu yang lebih apa lagi yang di baca sifatnya positif, belom pernah baca yang perahu kertas ""PEngeeeeeennn""

      Delete
    3. Heheheheheee... Iya. Gag nyesel pasti. Beli ajah bukunya :)

      Delete