Monday, November 16, 2009

Ruang Abstrak

Masih dengan ruang abstrak yg saya ciptakan.
YANG SAYA CIPTAKAN SENDIRI
Dimana saya adalah tuhan. Dan pion-pion itu adalah obsesi saya.
Obsesi saya dimana saya tetap berada di lingkar ruang itu. Tidak maju. Tidak mundur.
Saya dan bayangan saya adalah penguasa. Saya adalah ratu sejagat.
Sayalah yang membuat Narcisus dikenang dalam lambang bunga.
Tidak. Tidak.
Ruang yang saya ciptakan sangat abstrak sehingga saya tidak yakin apa itu kenyataan apa itu mimpi.
Saya mengamati pion-pion saya dengan secangkir susu coklat dan sebatang tembakau. Saya bukan Tuhan. Saya tidak sempurna. Ruang yang saya ciptakan adalah keinginan dan hedonisme saya. Saya tidak melihat ruang saya adalah baik adanya. Tetapi saya berusaha menciptakan ruang yang baik.
Saya benci dibilang bodoh, bego dan teman-temannya. Apa..!? Kamu tanya mengapa... Ya karna kelebihan makhluk hidup yang Tuhan ciptakan adalah otak manusia. Bodoh, bego, idiot dan teman-temannya. Sama saja dengan berkata saya tidak punya otak sama dengan saya seekor binatang jalang.
Pion-pion dalam ruang abstrakku... Apa kalian tau saya ada?
Apa kalian membenci saya karna saya memasukkan kalian dalam ruangan saya. Saya minta maaf... Lewat menghadirkan kalian dalam ruangan terisolasi inilah saya bisa membunuh rasa sepi saya. Saya butuh kalian.. Terimakasih.. Biarpun abstrak tapi saya sangat senang...

No comments:

Post a Comment