Saturday, March 18, 2017

Tidore Masa Lalu dan Kini

      Pulau Tidore merupakan rangkaian cincin gunung api di Maluku Utara, termasuk Ternate, Makian dan beberapa daerah di Pulau Halmahera. Secara geografis berada pada posisi 127°BT dan 0° LU -20° LS dari garis khatulistiwa  yang membelah kota Guruapin, Pulau Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan. Tidore terletak antara Ternate dan Halmahera bagian tenggara dengan Pulau Moti dan Makian.
       Pada masa lalu, Tidore dipimpin oleh seorang sultan, yang tergabung dalam Moloku Kieraha, yaitu konfederasi empat kesultanan di Maluku Utara. Kesultanan Jailolo, Tidore, Bacan, dan Ternate. Keempat sultan tersebut bersaudara dengan Ayah Jaffar Sidiq dan Ibu Siti Nursafah.
      Jabatan Sultan Tidore saat ini adalah Husain Syah. Ia menempati istana sultan yang disebut kedaton. Bahasa Tidore termasuk rumpun Bahasa Polinesia, tapi ada juga yang berpendapat masuk rumpun Bahasa Austronesia. Belasan bahasa di Maluku Utara memiliki persamaan. Contoh, bahasa yang sama  antara Ternate dan Tidore adalah oti (perahu), soa (desa), ngofa (anak).
        Tidore memiliki kawasan wisata yang patut dijadikan primadona bagi wisatawan. Pulau Mare di sebelah tenggara Tidore, selama ini masyarakatnya dikenal sebagai pengrajin belanga, cobek, forno (wadah untuk membakar sagu) yang terbuat dari tanah liat. Jika Singaraja, Bali terkenal dengan dolphin (lumba-lumba), maka Pulau Mare memiliki rumah lumba-lumba, yang merupakan habitatnya karena berhadapan dengan zona eksklusif Laut Maluku.
       Gunung Kie Matubu memiliki ketinggian 1730 mpdl, lebih tinggi dari Gunung Gamalama Ternate. Setiap acara kesultanan Tidore, Gunung Kie Matubu bermakna bagi adat istiadat masyarakat Tidore dalam acara ritual pelantikan sultan dan acara lain seperti kematian dan penyambutan tamu-tamu kenegaraan.
Gunung Kie Matubu, difoto dari lokasi Pantai Kayu Merah Ternate. Dok: Pribadi.
      Pantai Rum yang merupakan pelabuhan transportasi perekonomian rakyat berhadapan dengan pelabuhan Bastiong Ternate dapat ditempuh 10 menit menggunakan speed boat. Bagian selatan Pantai Rum terdapat Pulau Maitara diabadikan pada uang Rp 1.000,00 bergambar Pattimura dengan latar belakang Gunung Kie Matubu Pulau Tidore. Inilah sebuah jawaban "Tidore untuk Indonesia".
Pulau Maitara. Foto diambil dari Benteng Kalamata Ternate. Dok: Pribadi.
     
Mata uang seribu tampak depan. Dok: Pribadi.


Mata uang seribu tampak belakang (Pulau Maitara dan Tidore). Dok: Pribadi.
   Kawasan pantai lain adalah Pantai Cobo dan Pantai Ake Sahu. Begitu juga air terjun Laku Cileng dan Goheba, yang berada di teritori Tidore. Kawasan ini dikelilingi tanaman tropis yang heterogen, dengan jenis burung watna warni. Kawasan penuh pesona ini layak dinikmati oleh wisatawan.
      Pulau Failonga bagian utara Tidore berdekatan dengan kota Goto patut dijadikan wisata selam untuk menyaksikan biota laut warna warni yang tersembunyi di dalam air. Desa Toloa memiliki  pandai besi untuk membuat parang, alat penangkap ikan (dodofa), cangkul, dan berbagai suvenir lainnya.
    Hampir keempat kesultanan memiliki adat istiadat yang sama. Masyarakat Tidore harus terintegrasi dengan adat istana yang menjadi landasan adat masyarakat. Landasan yang paling dihormati adalah pelantikan sultan. Selain adat kesultanan ada juga adat masyarakat yang berhubungan dengan tradisi, kepercayaan dan kesejahteraan. Terdapat juga adat keluarga sebagai lembaga terkecil. Misal, kelahiran, pernikahan dan kematian.
      Kesenian yang berkembang secara  turun temurun adalah tari kapita (tari perang, yang merupakan symbol melawan penjajahan Portugis. Tari Kie Raha dikhususkan untuk tamu-tamu terhormat sebagai tanda ucapan selamat datang. Tari Cakalele untuk menumbuhkan dan membakar semangat patriotisme prajurit sultan.
      Jajanan tradisional khas Tidore adalah wajik ketan, bubur srikaya, kue popaco, kue lapis 3 warna, dan apang. Ada kuliner tersendiri yang disajikan saat pesta, yaitu nasi kuning, nasi jaha, potongan masakan daging sapi, kambing, ayam, boboto, ikan laut bumbu kuning, sagu dan popeda. Komoditas lain yang dihasilkan di Tidore adalah kacang tanah, bawang merah dan terasi.

       Mari! Visit Tidore Island dengan segala keindahan alam, budaya dan keseniannya. HUT Tidore pada bulan April sebentar lagi diprediksikan akan sangat meriah dengan atraksi kebudayaan dan kesenian. Selamat ulang tahun!
          Marimoi Ngone Futuru

Wednesday, February 22, 2017

Movie Review: Train To Busan/Busanhaeng (2016)

Ada beberapa film zombie menarik yang akan gue posting. Zombie biasanya umum, tapi film-film yang gue bakal ulas agak beda zombie-zombienya. Postingan review zombie pertama jatuh pada film "Train to Busan". Busan. Nama salah satu kota terkenal di Korea. Jadi udah pasti ini film Korea. Genrenya horror. Ini reviewnya.
Sumber: http://wellgousa.com 
Seok Woo (Yoo Gong) seorang esmud yang bekerja sebagai manajer investasi, sedang mengalami krisis di perusahaannya. Perusahannya terancam bangkrut. Orangnya strict to the rule banget, tipe-tipe pekerja keras hingga rumah tangganya berantakan. Ia pisah dengan istrinya, yang sekarang tinggal di Busan. Meski begitu, ia sangat cinta sama anaknya Soo An (Soo An Kim). Di tengah krisis perusahaannya, ia tetap mengingat besok adalah hari ulang tahun Soo An. Ia membelikan game console Wii sebagai kado. Soo An menatap nanar karena ternyata ia sudah mempunyai Wii. 
JENGJENG... Seok Woo bertanya apakah ada hal yang Soo An inginkan. Soo An berkata ia ingin ke Busan untuk bertemu ibunya saat ulang tahunnya besok. Awalnya Seok Woo menolak karena ia sangat sibuk di kantor hingga tidak mungkin ia menemani Soo An ke Busan naik kereta. Soo An menegaskan ayahnya bahwa ia bisa naik kereta sendiri karena ibunya akan menjemputnya di stasiun Busan. Sebelum bertemu dengan Soo An, Seok Woo sudah mendapat telepon dari mantan istrinya kalau Soo An SANGAT INGIN ke Busan dan Seok Woo HARUS menemaninya karena Soo An masih kecil (masih SD). Akhirnya Seok Woo bersedia mengantar Soo An naik kereta ke Busan. Mendengar hal itu bukan hanya Soo An yang lega, ibu Seok Woo/nenek Soo An pun lega. Ibunya tinggal bersama Seok Woo dan Soo An. Saat Seok Woo kerja, ibunya-lah yang menjaga Soo An. Ibunya mengingatkan, betapa Soo An sangat kecewa karena tadi di sekolah saat kompetisi, ayahnya tidak datang melihatnya bernyanyi. Padahal, ia berlatih nyanyi lagu itu dipersembahkan hanya untuk ayahnya yang ia sayang. Karena ayahnya tidak datang, ia pun tidak menyelesaikan nyanyiannya.

Esoknya, Seok Woo bersama Soo An tiba di stasiun kereta. Saat menuju stasiun sudah tercium tanda-tanda kerusuhan yang terjadi di kotanya. Mereka naik kereta KTX 101 jurusan Busan. Seluruh gerbong di kereta terlihat penuh penumpang, hanya tersisa sedikit kursi tak bertuan. Seok Woo dan Soo An duduk di gerbong 15. Di dalam gerbong 15 ada beberapa orang yang nantinya disorot ke dalam cerita, yaitu 2 orang nenek, Jong Gil (Myung Sin Park) dan In Gil (Soo Jung Ye), kemudian ada Yong Suk (Eui Sung Kim), pria pekerja kantoran yang sifatnya mau menang sendiri.
Di gerbong 10, ada guru dan sekumpulan atlet bisbol sekolah yang hendak mengikuti pertandingan atar sekolah di Busan. Tokoh-tokoh dalam gerbong 11 ini ada Young Gook (Woo Sik Choi), salah satu pebisbol dan Jin Hee (Ahn So Hee), yang terpilih menjadi pemandu sorak tim mereka. Jin Hee menyukai Young Gook, namun Young Gook tipe cowok pemalu yang akhirnya lempeng sama Jin Hee. Kursi di gerbong 10 diisi beberapa penumpang lain, tidak hanya para atlet.

Menit-menit kereta mau berangkat, terlihat wanita lari ke dalam kereta (tanpa tiket). Petugas stasiun PAS BANGET lagi dalam keadaan ga nengok ke arah wnaita itu. Di dalam kereta, wanita itu tertatih berdarah plus tingkahnya aneh banget menandakan ia sudah digigit zombie dan terinfeksi.
JESSJESSJESS.... kereta jalan perlahan. Di luar kereta, petugas stasiun heran melihat para pengunjung stasiun di lantai atas. Nampak ada yang ga beres. Ga lama, petugas itu diserang 1 zombie. Soo An yang melihat dari dalam kereta sontak kaget, berpaling hendak bilang ke ayahnya. Saat menengok, Seok Woo sudah terlelap. Ia pun ga jadi membangunkan ayahnya.

Yong Suk lapor sama pramugara perihal tamu gelap yang mengurung lama di toilet gerbong 14. Penasaran, Soo An mengikuti Yong Suk dan pramugara ke toilet. Terduduk ketakutan seorang pria paruh baya, ia seorang tuna wisma yang melarikan diri ke dalam kereta (oleh karena kejaran zombie di luar kereta). Saat ditanya, ia memiliki tiket atau tidak. Ia hanya menjawab "Semua orang mati." Tuna wisma inilah satu-satunya orang yang tau tentang wabah zombie yang merajalela sekarang ini diantara semua penumpang kereta. Semua penumpang masih awam akan apa yang terjadi.

Di gerbong 10, penumpang gelap lain yaitu wanita yang terinfeksi melangkah terseok-seok kaku. Keluar pintu gerbong 10, di ruangan perantara gerbong 10-11, ia terjatuh disertai kejang-kejang hebat. Soo An pergi ke toilet gerbong 13 untuk buang air kecil. Ia ke toilet gerbong 13, karena gerbong 12 ada tuna wisma itu dan orang lain, toilet penuh. Sesampainya di toilet gerbong 13, ada Sang Hwa (Dong Seok Ma) sedang menunggu istrinya Sung Gyeong (Yu Mi Jung), yang sedang hamil di dalam toilet. Ia menyuruh Soo An ke toilet gerbong 12 karena 2 toilet di situ ada orangnya. Soo An pun menurut. Hye Young, pramugari wanita di kereta mendapati wanita yang terinfeksi itu sedang kejang-kejang hebat. Panik, ia pun mengontak supervisornya (Pramugara yang tadi nemuin si tuna wisma). Seok Woo terbangun. Ia mendapat telepon dari rekan kerjanya, Kim Jin Mo (Chang Hwan Kim). Supervisor ramugara yang sedang mengurus tuna wisma di gerbong paling belakang melewati gerbong 15 menuju gerbong 10. Ia berbicara dengan walkie talkie-nya dengan Hye Young. TV di dalam kereta pun menyiarkan berita kerusuhan dan perkelahian (mereka yang di kereta masih belum tahu kalau itu zombie). Mengetahui ada yang beres, Seok Woo bangkit dari kursi mencari Soo An yang udah masuk toilet gerbong 12.

Wanita terinfeksi itu tak sadarkan diri sebentar, ga lama ia bangkit dengan gerakan tubuh patah-patah (Kayako versi berdiri =))))) *lol ).
Hye Young menjadi korban pertama yang digigit zombie. Ia jalan kesakitan menggendong zombie wanita itu yang tengah menggigit lehernya. Hye Young masih berusaha melepaskan diri. Ia jalan ke gerbong para atlet. DI SINILAH KENGERIAN DIMULAI!! *pukul gong
Para atlet yang bersenda gurau dengan sesamanya bertanya-tanya apa yang terjadi dengan Hye Young dan wanita yang ia panggul. Hye Young terjatuh di tengah jalan. Lehernya tergigit. Zombie wanita itu menerjang satu atlet di dekatnya setelah mengoyak leher Hye Young. Ga lama Hye Young kejang-kejang dan bangkit menerkam atlet lainnya. Semua yang di gerbong 10 ketakutan campur bingung campur penasaran. Sebagian berhasil melarikan diri ke gerbong lain. Young Gook menolong Jin Hee dari serangan zombie. Mereka berhasil menyelamatkan diri bersama 2 atlet lainnya.
Sumber: http://www.indiewire.com 
Supervisor pramugara yang tiba di gerbong 11, shok melihat Hye Young yang telah berubah menjadi zombie. Ia langsung lari ke gerbong 11 dan 12, menyuruh semua orang di gerbong itu untuk lari. Naas, ia diterjang Hye Young hingga berubah jadi zombie. Seok Woo yang telah tiba daritadi di gerbong 12 kaget dengan insiden itu. Soo An keluar dari toilet dan melihat ayahnya. Zombie supervisor pramugara mengejar Seok Woo. Seok Woo berbalik menggendong Soo An dan berlari sampai ke ruang perantara gerbong 13. Di situ masih ada Sang Hwa dan Sung Gyeong yang baru keluar dari toilet. Sang Hwa melawan 1 zombie. Seok Woo lari melewati Sang Hwa dan Sung Gyeong (ga peduli sama mereka lebih tepatnya) terus sampai gerbong 15, gerbongnya sendiri. Di gerbongnya, ia mendapati virus zombie belum sampai situ. Yong Suk menyuruh Seok Woo menutup pintunya, meski ia melihat Sang Hwa dan Sung Gyeong lari ke arahnya, ia tetap menutup pintunya. 

Pintu masih bisa dibuka oleh Sang Hwa, ia dan istrinya pun selamat. Sung Gyeong menutupi kaca pada pintu dengan koran-koran agar mereka tidak terlihat oleh para zombie. Dan cara itu pun manjur. Sang Hwa yang kesal dengan Seok Woo pun langsung menghardikanya karena ia menutup pintu depan muka mereka. Seok Woo cuek dengan mereka, ia hanya memikirkan keselamatannya dan Soo An.
Kapten kereta mengumumkan pengemuman bahwa mereka tidak akan berhenti di stasiun Cheonan (Banyak stasiun yang mereka lewati menuju Busan, Cheonan salah satunya) dikarenakan itu adalah perintah dari kantor stasiun pusat. Usai pengumuman, ibu Seok Woo menelepon. Mengucapkan salam perpisahan, kemudian jadi zombie. Kereta melewati stasiun Cheonan, orang-orang di luar kereta berteriak ingin masuk kereta. Pasukan zombie mengejar mereka. 

Militer dikerahkan untuk mengatasi para zombie di seluruh daerah. Menurut kapten kereta, kereta mereka akan berhenti di stasiun setelahnya, stasiun Daejeon. Seok Woo menelpon rekan kerjanya, seorang letnan di wilayah Daejeon untuk menanyakan situasi di sana. Letnan berkata wilayah itu sudah ada pasukan militer yang merupakan anak buahnya yang berjaga di stasiun untuk mengamankan penduduk dari serangan zombie. Ia juga berkata, penduduk yang baru datang akan segera dikarantina. Seok Woo membujuk letnan agar menolongnya dan anaknya, ia tidak mau dikarantina. Letnan berkata ia akan mengutus 1 anak buahnya di sisi timur stasiun, jadi Seok Woo dan Soo An harus menuju ke timur.

Kereta tiba di stasiun Daejeon. Penumpang turun dengan waswas. Mereka tidak melihat zombie sama sekali di stasiun. Kapten kereta turun bersama 1 pramugara. Ia kaget melihat sebagian gerbong terhuni zombie-zombie. Yong Suk mendekati kapten kereta dan meyakinkan sang kapten kalau kereta harus terus melaju sampai Busan. Sama seperti Seok Woo, Yong Suk pun menelepon rekan kerjanya dan mengetahui kota telah dikarantina. Kapten yang sangat patuh peraturan ingin melihat kondisi seluruh stasiun terlebih dahulu, baru memutuskan akan melanjutkan perjalanan ke Busan atau tidak. Kapten dan semua penumpang menuju pintu keluar. Seok Woo mengambil langkah ke timur bersama Soo An. Tuna wisma mengikuti Seok Woo. Tuna wisma mendengar Seok Woo saat ia menelepon letnan, ia tahu kota akan dikarantina. Soo An kaget karena ayahnya sama sekali tidak memberitahukan penumpang-penumpang lain perihal hal itu. Ia sedih dengan sifat tidak peduli ayahnya pada orang lain. Salah seorang seorang anggota militer datang menjemput Seok Woo dan Soo An, terlihat di ujung lorong timur. Tuna wisma girang melihatnya dan berlari ke arahnya, minta diikutsertakan dijemput. Seok Woo menyuruh Soo An untuk menunggunya, Seok Woo pun bergegas menyusul tuna wisma. Di saat yang sama, para penumpang yang keluar lewat pintu utama berhasil menemukan para militer. TAPI... Semua militer telah menjadi zombie. Mereka mengejar semua penumpang, penumpang pun berlarian. Seok Woo menerima telepon dari letnan bahwa anak buahnya tidak bisa dihubungi. Nyatanya 1 anak buahnya yang diutus itu telah tergigit dan memohon pertolongan. Beberapa detik kemudian, rombongan zombie militer datang menggigit 1 militer tersebut. Tuna wisma dan Seok Woo kaget dan shock, segera berlari kembali menuju kereta. Ia melihat di belakang Soo An sudah rusuh akibat zombie-zombie militer yang datang dari depan. Soo An hendak diterkam. Soo An berbalik badan mendapati dirinya siap diterkam. Sang Hwa memukul zombie yang akan menerkam Soo An. Sung Gyeong datang memegang Soo An, mereka berlari ke arah kereta mereka. Sang Hwa dan 3 atlet pria yang tersisa membantu mengamankan pintu kaca di stasiun untuk menghalang para zombie. Seok Woo diserang zombie dan mencoba bertahan. Tidak lama datang si tuna wisma, membantu Seok Woo. Mereka berlari ke pintu kaca. Tuna wisma terus lari.
Sumber: http://www.themoviest.com 
Seok Woo ikut membantu menahan pintu kaca.Yang lain yang sudah datang ke kereta, membantu penumpang lain. Yong Gil dan In Gil terpisah. In Gil ditolong Sung Gyeong dan Soo An. Mereka masuk ke gerbong 13. Ga lama muncul tuna wisma ke gerbong 13 juga. Sedangkan, Yong Gil ditolong 1 pramugara dan Jin Hee menuju gerbong 15. Yong Suk memaksa pramugara untuk segera berangkat. Melihat banyaknya zombie yang datang, ia pun menurut. Memberitahukan kapten untuk segera berangkat. Pintu kaca di stasiun pecah tak terbendung karena banyaknya zombie militer. Seok Woo, Sang Hwa, Young Gook dan 2 teman atletnya lari ke kereta. Dua atlet tak tertolong, hanya tersisa Seok Woo, Sang Hwa dan Young Gook di gerbong 9. Sung Gyeong hendak menelpon suaminya, memastikan apakah ia sudah berada dalam kereta. Tindakannya dicegah oleh tunawisma karena pintu kaca di ruang perantara gerbong 12 pecah dan 13 terbuka, banyak zombie di gerbong yang mereka naiki. Mereka diam-diam sembunyi di toilet. 
Sang Hwa menelepon istrinya. Soo An yang mengangkat telepon. Istrinya teriak mereka ada di toilet gerbong 13 dan menyuruhnya cepat ke sana untuk menolong mereka. Young Gook menelepon Jin Hee, memberi kabar sekaligus bertanya dia di gerbong berapa. 

Seok Woo, Sang Hwa dan Young Gook...
Sumber: http://theplaylist.net 
Tiga musketeer ini siap menuju gerbong 13 menolong 4 orang dan menuju gerbong 15, tempat yang lain berada. Dengan catatan mereka AKAN bertarung melawan para zombie di tiap gerbong. Melewati pertarungan sengit, sampailah mereka di toilet gerbong 13. Melanjutkan ke gerbong selanjutnya. Sang Hwa mati-matian menutup pintu gerbong 14 tapi tidak bisa tertutup terhalang kepala zombie yang hendak masuk. Zombie yang lain mengikuti. Tugas Young Gook membuka pintu perantara antara gerbong 15 dan 15 yang SANGAT SUSAH terbuka. Di pintu sisi lain, kain2 sudah terikat agar pintu tidak bisa dibuka sama Young Gook dan yang lain. Semua yang di peron 15 ketakutan kalau salah 1 dari mereka terinfeksi dan balik menyerang mereka. Atas suruhan Yong Suk, pramugara menyekap mulut Jin Hee agar tidak berteriak atau berusaha menolong Young Gook. Yong Jil bersikap netral namun hanya duduk diam terpaku meratapi kakaknya In Gil yang entah gimana nasibnya. Sang Hwa masih berusaha seuat tenaga menahan pintu gerbong, namun tergigit sedikit tangannya. Young Gook berhasil memecahkan kaca pintu perantara gerbong 14 dan 15, kemudian lari secepat kilat ke pintu gerbong 15. Yong Suk menahan pintu gerbong 15. Tangan Young Gook berhasil masuk sebagai penahan pintu. Orang-orang dari pihak Yong Suk ikut membantu. Jin Hee berhasil melepaskan diri berusaha menyingkirkan kubu Yong Suk dari pintu agar kubu Young Gook dapat masuk. Yong Gil melihat kakaknya ada di kubu sebelah, ikut membantu Jin Hee. Apa daya cewek-cewek lawan cowok-cowok. Tangis Sung Gyeong hampir meledak melihat Sang Hwa yang tengah terinfeksi. Sang Hwa merasa dirinya akan berubah sebentar lagi. Ia menyuruh Seok Woo pergi membawa istrinya ke gerbong 15, yang masih diusahakan terbuka. Seok Woo meminta maaf karena harus meninggalkannya dan berlari membawa Sung Gyeong. Sang Hwa mengucapkan 1 nama "Yoon Su Yun", nama yang akan menjadi nama anaknya. Sung Gyeong enggan pergi hanya bisa menangis. Pintu gerbong 14 hancur, para zombie masuk. Sang Hwa menahan seorang diri, memberi mereka waktu karena pintu gerbong 15 belum terbuka. Sang Hwa meninggal. Atas bantuan Seok Woo, pintu berhasil ditembus oleh Seok Woo, Young Gook dan tuna wisma. Langsung membawa masuk Soo An dan Sung Gyeong. Hendak membawa masuk In Gil tapi terlambat. In Gil tersenyum pada Young Gil, zombie pun memakannya. Pintu ditutup Seok Woo. Young Gil syok hanya bisa diam terduduk.

Seok Woo memukul Yong Suk. Geram karena perbuatannya beberapa orang di kubunya tewas. Yong Suk menghasutnya dengan bilang Seok Woo telah terinfeksi. Pramugara berkata mereka yang baru datang harus menunggu di gerbong 16. Tidak mau dicapur. Seok Woo cs menurut, Jin Hee memilih ikut bersama Young Gook. Yong Gil melihat zombie In Gil di balik pintu kaca gerbong 15. Antara sadar tak sadar, ia berceloteh sendiri dan membuka pintu gerbong 15. Para zombie masuk menerkam semuanya. Hanya 2 tersisa, Yong Suk dan pramugara. Mereka bersembunyi di toilet.

Di gerbong 16, Sung Gyeong masih menangisi Sang Hwa. Seok Woo menyemangati Soo An.
Kim menelepon Seok Woo, Kim frustasi karena putus asa karena asal mula virus zombie dikarenakan perusahaan YS Bio Tech, perusahaan tempat Seok Woo dan Kim bekerja. 
Kereta berhenti di stasiun timur Daegu karena lajur kereta mereka terhalang. Kapten mengumumkan perpindahan kereta lain ke lajur kiri. Ia menyuruh penumpang yang masih hidup untuk pindah kereta dengan hati-hati. Kapten turun kereta paling duluan. Sangat kilat, mencari kereta-kereta kosong tanpa zombie untuk ia kemudikan ke Busan. Ia menemukannya, menjalankan pelan sambil menunggu penumpang yang selamat. Seok Woo dan yang lain turun hendak ke lajur kiri. Kereta lain penuh zombie tepat di lajur kiri kereta mereka. Mereka harus menyebrang lewat kereta itu untuk bisa ke lajur kiri lainnya. Yong Suk dan pramugara yang bersembunyi di toilet kereta hendak keluar. Yong Suk mengumpan pramugara ke zombie agar ia bisa kabur dari kereta. Kereta dari jalur lain datang dengan kecepatan maksimal penuh kobaran api. Menabrak kereta yang semula mereka tumpangi. Kereta terbalik ke kiri ke arah Seok Woo dan yang lainnya, memisahkan Seok Woo, Soon An, Sung Gyeong, tuna wisma dengan Young Gook dan Jin Hee.

Young Gook dan Jin He memasuki gerbong kereta di sisi kiri mereka. Setelah masuk pintu keluar tidak bisa dibuka, Young Gook berusaha membukanya dengan memecahkan kaca. Yong Suk datang ke belakang Jin Hee dan menghempas Jin Hee ke 1 zombie yang mengejarnya. Jin Hee tergigit, Young Gook menghajar zombienya, menutup pintu kereta. Yong Suk berhasil memecahkan kaca dan keluar. Young Gook sedih karena ia tidak berhasil menjaga Jin Hee, ia tidak melarikan diri dan diterkam zombie Jin Hee.
Di lajur kiri, Yong Suk menemukan kapten dan keretanya. Ia lari ke arah kereta itu dengan puluhan zombie di belakang mengejarnya. Kakinya tersandung, kepleset. Kapten turun dan membantunya. Yong Suk melempar kapten pada zombie di belakang yang menyerangnya, tapi Yong Suk sempat tergigit. Kapten digigit, ditinggal oleh Yong Suk ke kereta yang melaju. 

Di sisi lain, Soo An menangis memanggil, membangunkan ayahnya. Mereka terhimpit 2 kereta penuh zombie. Tidak ada jalan keluar, hanya bisa merangkak lewat bawah. Seok Woo berhasil merangkak. Saat Soo An hendak merangkak, besi besar jatuh menutupinya. Seok Woo berupaya menggesernya. Kaca kereta di samping kanan mereka pecah, zombie-zombie berdatangan. Tuna wisma menghalang mereka. Besi berhasil digeser, Soo An pun merangkak keluar, diikuti Sung Gyeong. Seluruh kaca pecah, tuna wisma tidak selamat. Seok Woo, Soo An dan Sung Gyeong lari sekencang mungkin dan berhasil naik ke kereta menuju Busan. Masuk pintu kemudi, menemukan Yong Suk dengan mata terinfeksi. Seok Woo buru-buru menutup pintu. Zombie tidak bisa membuka pintu, tapi Yong Suk masih separuh zombie, ia dapat membuka pintunya. Berceloteh sedikit, ga lama berubah total, menerkam mereka. Seok Woo mati-matian berkelahi, berhasil melemparkan Yong Suk dari kereta. 
TAPI... ia tergigit. Soo An menangis tahu ayahnya terinfeksi. Tahu tidak punya banyak waktu, Seok Woo menyuruh Soo An dan Sung Gyeong masuk ke ruang kemudi, mengajari cara mengerem keretanya saat mereka tiba di Busan nanti. Seok Woo berpamitan pada Soo An, meninggalkan Soo An, menuju belakang kereta. Soo An menjerit nangis sejadi-jadinya. Sung Gyeong menahan dan memeluk Soo An dari belakang. Mata Seok Woo berubah jadi putih (efek terinfeksi), ia mengingat saat Soo An lahir. Tersenyum dan terjun dari kereta.

Sung Gyeong dan Soo An tiba di Busan. Sudah dibarikade di terowongan, bukan berhenti di stasiun. Mereka turun menuju terowongan sambil ketakutan. Dari jauh, militer dengan sniper lapor pada atasannya. Atasannya menyuruhnya untuk membunuh mereka karena tidak jelas mereka terinfeksi atau tidak. Sasaran dibidik, tetiba Soo An nyanyi lagu yang ia persembahkan untuk ayahnya. Bisa dipastikan mereka korban selamat (zombie ga mungkin nyanyi), para militer pun datang dan menolong ke dalam terowongan.

Film ini panjang juga loh hampir 2 jam. Gue yakin syutingnya pasti ribet. Ekstrasnya banyak banget, karena ngelibatin beberapa kota. Pengalaman gue syuting dengan ekstras banyak begitu emang migrain tapi seru sih dan biasanya ga banyak take karena buang waktu HAHAHA. Sutradaranya Train to Busan jeli banget akan hal-hal kecil.

Awalnya gue sempet kecewa sama endingnya, tapi setelah gue telaah, udah sesuai kok sama judulnya. Train to Busan --> lebih fokus ke perjalanan selama di kereta melewati beberapa stasiun sampai Busan. Jadi cocok judul sama plotnya.

PLUS


- Zombie pada umumnya jalannya tertatih-tatih. Di film ini, zombie-zombienya cenderung lari. Larinya hampir sama cepetnya sama manusia, bikin jiper :)) Yaah.. gue yakin, ini gimmick-nya :)

- Soo An anak yang baik. Meski broken home tapi sikapnya lurus.

- Sutradara bersikap detil:

--> Saat kereta baru banget jalan, Seok Woo cepat sekali terlelap. Umumnya, pria jarang tidur secepat itu apalagi bapak-bapak. Karena posisi kerja Seok Woo seorang manajer, banyak kerjaan, banyak tekanan, nyaris bangkrut, konflik rumah tangga, waktu tidur dikit. Hal-hal di atas ngebuat dia tidur cepat di kereta.

--> Sang Hwa ngambil tongkat dan tameng polisi pas di stasiun. Young Gook ngambil tongkat bisbolnya. Itu barang-barang diperluin buat mereka saat jalan dari gerbong 9 ke 15. 

- Di film ini, semua umur ada ya. Anak kecil, anak sekolahan, atlet, ibu-ibu hamil, bahkan sampai nenek-nenek. Gue rasa sengaja diadain karena pengen ngeliat sudut pandang dari umur orang-orang berbeda tentang bagaimana cara melawan/melarikan diri dari zombie. Sekalian jadi perbandingan, mana yang kira-kira meninggal duluan HAHAHA.

--> Saat Seok Woo, pria tuna wisma, Soo An dan Sung Gyeong terhimpit di antara 2 kereta penuh zombie. Gue yakin pasti ga cuma gue yang berpikiran "Waduh, di kubu Seok Woo ada tuna wisma yang kakinya pincang, anak kecil ama wanita hamil. Kiamat dah. Susah udah selamatnya." HAHAHA. Elo ga endirian yang berpikir begitu. TAPI NYATANYA... Dua orang dari kubu mereka doang yang selamat. Yang dipikir justru yang paling lemah, malah yang selamat. Karena itu benar banget pepatah bilang "Don't judge the book by its cover." :p
Dan tokoh-tokoh kayak wanita hamil, anak kecil dan orang tua PASTI akan selalu diutamakan ditolong sama pria-pria.

- Semua bumbu ada. Tegang, takut, mau menang sendiri, bertahan hidup, sedih, kesal, menyesal. romantis. Komplit :)

MINUS

- Wanita yang tergigit dan terinfeksi lari ke kereta. Dia mengaduh itu kenceng loh, padahal petugasnya cuma beberapa senti dari pintu luar kereta. Masa iya ga kedengaran dia merintih kesakitan???

- Saat kereta baru banget berangkat, petugas di luar kereta diserang 1 zombie. Masa yang ngeliat cuma Soo An? Ke mana yang lain yang duduk di belakang Soo An? Masuk akal kalo tempat duduk Soo An di gerbong paling belakang dan kursinya di deretan paling belakang banget.

- Wanita yang terinfeksi keluar dari pintu gerbong 10. Bok itu jalannya aja dah aneh, kaku, kejang, patah-patah kayak setan Kayako. Pas jatuh juga GUBRAKnya kenceng. Pintu antar gerbongnya dari kaca bening gitu lagi. Masa iya ga ada yang "ngeh"???

- Soal pintu. Secara gue belom pernah ke Korea jadi gue ga tau kondisi kereta di sana. Awalnya pintu kereta gue pikir otomatis (buka-tutup sendiri tanpa kita pegang), nyatanya ada beberapa scene gue liat gagangnya harus dipegang dulu. Tapi beberapa scene juga, gue liat zombienya lewat tanpa dy buka gagang pintu (secara ga mungkin zombie buka pintu). Nah loh. Jadi sebenarnya tu pintu bukanya gimana? Apa bisa 22-nya?

- Pas tuna wisma minta masuk gerbong 13, ia teriak bilang "Biarkan aku masuk." Sung Gyeong membukanya. Itu dia keras banget bicaranya. Ko bisa zombie-zombie di gerbong 12 sama 13 ga dengar?? Khan kaca pintu 12 pecah. pintu 13 kebuka o.O

- Hari ulang tahun Soo An adalah hari yang sama atas tragedi zombie2 di sekeliling Soo An dan perubahan ayahnya menjadi zombie. Hari yang naas.

RATING 7.5 (scale 10)

Thursday, January 19, 2017

思い出は


バンコク、タイ
食べる
ビール
ブレスレット
ドラゴンボール
笑顔

そのような天空の眺め

- Ladyrocker Lavigne, Jan 19th 2017 12.00 AM -

Monday, August 22, 2016

Konser Simple Plan 2013

Konser paling OKZ menurut gue adalah saat konsernya Simple Plan tanggal 17 Maret 2013 di JCC Jakarta.






Tanya kenapa? Karena pas tahun itu, gue masih kerja di media yang kebetulan salah satu dari grup kantor kita berulang tahun DAN diundanglah Simple Plan demi memeriahkan pesta ulang tahunnya. Artis internasionalnya hanya Simple Plan, tapi artis-artis dari tanah air banyak. Ada Agnes Monica,  Noah, Nidji, dll. Konser Simple Plan ini meski disiarkan LIVE di TV tapi penontonnya terbatas dan tertutup. Yang bisa nonton selain sponsor, pers dan pihak-pihak lain yang terkait, adalah yang menang kuis-kuis yang kita adain. Gue juga sempet ngurus 1 kuisnya lewat blog, yang hadiahnya mereka berkesempatan nonton Simple Plan tiket festival (depan panggung, berdiri). Temen gue ada yang mau ikutan nonton, syarat kuisnya sama kayak yang lain dan memang sah dia menang, KAGAK gue menangin. SORRY NO KKN. Akhirnya gue dan temen gue ketemuan langsung di JCC. Dia dan peserta blogger lain juga dapet makan gratis (kurang baik apa kantor kita) WKWKWK.... Tapi karena gue kerja pas hari H, gue ga bisa full nemenin temen gue itu. Tempat duduk gue juga VIP. Bos gue bagiin jatah tiket gitu ke anak buahnya. Gue dapet jatah FREE 2 tiket. Akhirnya gue ajak kakak gue dan sahabatnya yang gue juga kenal. :))))

Salah satu alasan kenapa ini jadi konser terbaik gue karena pas press conference Simple Plan, mereka bener-bener depan congor gue!!! Tapi mustahil untuk minta foto bareng mamen T___T
Tapi gapapa... Acaranya petjahhhhhhhhhh..




Penontonnya juga RAMEKKK BANGETTT. 
Pas Simple Plan manggung, gue duduk di samping rekan-rekan kerja gue. Cuma gue yang PALING nyanyi dan kliatan banget apalnya WKWKWK. Gue inget banget, temen gue Vinda ngomong gini "Dih, apal semua hahahaaa!" *sambil takjub
HAHAHAHA... Benernya ga smua se-album apal. Emang lagu-lagu yang dibawain yang emang pas gue apal. Dan ciri khas Pierre, kalo nyanyi pasti ke sana ke mari, bikin penontonnya jadi pengen nyanyi sambil joget HOHOHOHOHOOOO....
Nanti konser Simple Plan mendatang di GWK Bali pas Soundrenalin 2016. Semoga gue kesampaian nonton di Bali. Hehehe...

Monday, August 1, 2016

Stranger Things

Film serial barat teranyar. Awal tayang tanggal 15 Juli di Netflix. Gue sempet liat poster gambarnya pas baru tayang. Dari posternya aja, gue udah tertarik buat nonton.
Sumber gambar: dvd.nl
Ternyata dugaan bener. Aktor favorit gue sedari SD, Christopher nge-post tentang film ini. Dia bilang film ini bagus.
Setting ceritanya dibuat tahun 80-an. Jadi ga ada yang namanya "handphone". Kalo diliat dari posternya tampak sekelompok anak kecil. Berarti udah bisa dipastiin, tokoh utama film ini adalah anak kecil. Ngingetin gue sama film "The Goonies" dan "Stand By Me". Petualangan tentang sekelompok anak kecil juga. Biasanya target gue nonton.. anak sekolahan/yang make sekolah.. Lebih ke Asia. Tapi juga suka nonton petualangan anak kecil. Karena, gue suka imaginasi mereka. Banyak yang bisa diambil dari imaginasi anak kecil. Contohnya, di film ini imaginasi mereka dari film Hobits sama Lord of The Rings. Ceritanya lebih nyorot ke geng anak kecil, terdiri dari 4 orang. Mereka termasuk geng cupu di sekolahan. Suka sama yang namanya ilmiah, makanya deket sama guru biologinya. Dari detik2 awal, episode 1. udah nyeritain kalo si Will ilang karena makhluk predator. Nah loh! Belum selesai kasus Will yang ilang, ada lagi beberapa orang yang ilaang dan malah nemu anak ilang lain. AHAHAHAHHHH....

Buat yang belum nonton mungkin loe bingung apa yang gue tulis di paragraf sebelumnya. Karena memang kalo film seri, gue ga bahas review-nya. Kepanjangan beberapa episode. Hanya secara garis besarnya. Biar ga bingung, gue tulis karakternya dulu. Biasanya kalo gue posting, karakter belakangan gue tulis. Ini gue tulis duluan, biar loe ga bingung.

NAMA KARAKTER

Michael Wheeler (Mike)

Ketua geng kelompoknya. Dia paling keliatan khawatirnya saat Will ilang. Dia juga kekeuh sama pendapatnya dalam menyembunyikan Eleven. Dia juga suka sama Eleven. Awalnya ga gitu deket sama Nancy.

Will Byer
Geng Mike. Dialah yang ilang ke dimensi lain selama seminggu. Hebat juga sih dia bertahan seminggu dari predator kayak gitu. Hampir ga selamat tapi akhirnya tertolong juga.

Dustin
Geng Mike yang paling pinter soal science. Dia kalo ngomong kocak, lucu gue dengernya kalo dia ngomong.
Lucas
Geng Mike. Dia pendiriannya paling keras. Sering adu argumen sama yang lain. Sifat yang gue ga suka sih. Dia slalu nganggap opini dia paling bener. Sifat yang bagus dari dia, dia PALING peka di antara yang lainnya.

Eleven (El)
Cewek yang punya kekuatan telekinesis. Dia salah satu eksperimen sebuah perusahaan. Dia ditemuin dan ditolong sama Mike cs saat melarikan diri.
Joyce Byer
Ini dia perannya Winona Ryder mamen!! Jangan bilang loe ga tau Winona. Yaahh.. Cape deh kalo ga tau. Monggo di-googling. Pas Will ilang, dia bener2 depresi nyariin Will. Sampai saat nemuin Will di dimensi lain, dia juga berperan (Iyalah orang ibunya Will).

Jonathan Byer
Kakaknya Will. Agak freak dan hobinya motret. Dia ngerasa Will ilang gegara dia terlalu cuek. Ke sini-sini dia keliatan banget sayangnya sama Will. Dia juga punya rasa suka sama Nancy.

Nancy Wheeler
Kakaknya Mike. Pacaran sama Steve. Otaknya gemilang alias pinter di sekolahan. Biarpun keliatannya ga bisa apa2, tapi dia JAGO BANGET gunain pistol. Dia bisa diandelin sebagai kakak.

Jim Hopper
Kepala polisi. Perannya banyak banget dalam pencarian Will bahkan ikut ke dimensi lain. Dia bahkan sampe pamitan sama mantan istrinya karena tau kemungkinan dia bakal meninggal saat proses nyelamatin Will.

Barbara
Sahabatnya Nancy yang meninggal karena dimangsa predator. Believe me, she's so old school dari segi tampangnya.

Steve
Pacar Nancy. Awal2 lagaknya senga banget. Soalnya termasuk "bad boy", anak gaol geetoh. Tapi ke sini-sini cintanya emang tulus ama Nancy.

Clarke
Guru biologi di sekolahan Hawkin. Gurunya Mike cs. Dari dialah, Mike cs dapet info2 soal "gimana" cara ini dan itu sehubungan pertanyaan science.
Holly Wheeler
Anak terakhir keluarga Wheeler. Adik bungsu dari Nancy dan Mike. Masih umur 3 tahun.

Brenner
Ayahnya Eleven. Dialah dalang dari semua proses uji coba di perusahaan science.

KARAKTER yang PALING GUE SUKA
Gue PALING SUKA Mike sih. Dia lucu. WKWKWK Simpel banget jawaban gue. Tapi emang beneran lucu =)))
Gue juga suka ELeven. Karakter planga plungu kayak orang bloon karena emang 11 tahun hidupnya cuma di ruang ekserimen. ASLI awalnya gue ngira dia laki gegara rambutnya yang plontos. Agak lama... Beberapa episode baru gue "ngeh" kalo dia cewek. Meski dia kayak alat pembunuh tapi lembut juga, keliatan sisi ceweknya.

KARAKTER yang PALING GUE GAG SUKA
hmm.. mungkin si Tommy, temennya Steve. Karakternya nyebelin... ga gentle, pastes aja Steve nonjok dia. 

Dari segi cerita, alurnya dibagi 3 menurut gue. Pertama, alur Mike cs, Ibunya Will dan Chief Polisi dan terakhir Jonathan & Nancy. Masing-masing punya alur cerita yang beda-beda, meski pada akhirnya untuk 1 tujuan. Secara tokoh utama anak-anak kecil maka JELAS alur yang paling gue suka dan memang yang paling bagus menurut gue adalah alurnya Mike cs. Merekalah yang menemukan Eleven dan menyembunyikannya selama seminggu (tanpa ketahuan siapapun). Gokilnya berhasil mamen!! Anak seumuran segitu nyembunyiin anak cewek pasti bukan hal yang mudah. Alur kedua...
Joyce dan Hopper. Joycelah yang tau duluan kalo Will ada di "rumah" mereka. Joyce dan Will berkomunikasi lewat cahaya-cahaya lampu. Kalo tugas Hopper lebih ke nyelidikin perusahaan scientist-nya si Brenner. Tempat Eleven diuji-coba. Keraguannya pun terbukti. Alur ketiga, Jonathan dan Nancy. Keinginan yang sama untuk mencari "seseorang" (Will dan Barbara) membawa mereka berdua untuk lebih fokus ke "cara membasmi makhluk predator" itu. Mereka bahkan membeli bermacam-macam senjata demi membunuh predator. Nancy awalnya kelihatan "anak mami" nyatanya bisa jadi sangat berani. Nancy satu-satunya orang (selain Will) yang bisa lolos setelah masuk ke pintu dimensi lain. 


Dari judulnnya sebenernya bisa kebaca. "Stranger Things"... THINGS berarti lebih dari 1. Gue udah nonton semua episode Season 1-nya. Sejauh ini "Things"-nya itu menurut gue adalah Predator beserta dunianya DAN perusahaan scientist termasuk Eleven.
Kerennya juga, para pemain film ini bisa sesuai aktingnya pas tahun 80-an. Gue nontonya berasa kayak kayak nonton memang pas jaman2 "Windu-Defrina". Winona juga aktingnya gokil, cool banget. Dari jaman remaja sebelum sama Johnny Depp juga udah bagus aktingnya. Jadi dapet banget semuanya. Soundtracknya juga simple tapi ngena.
Wah, pokoknya recommended nih film. Loe harus nonton! Cerita di film ini bagi gue unik. Gue SUKA BANGET film yang berbau science horror. Penjelasan ilmiahnya ada, tegangnya ada, pelajarannya ada, kocaknya ada, bumbu2 cinta ada, dll. Kalo gue bukan terlahir sebagai anak art, gue pasti udah kerja di NASA sebagai scientist WKWKWK :))
Penjelasan ilmiah di film ini juga agaa mudah dicerna secara tokohnya masih SD. Mereka malah ngajarin orang2 dewasanya HAHAHAH...!!
Nungguin banget season 2-nya, tapi kayaknya masih lama :))
Don't forget, "Pengetahuan bisa merubah segalanya". Film ini ngajarin banget kalo pengetahuan itu PENTING!

Sunday, June 19, 2016

Gunslinger Girl

Gunlinger Girl (GS)
"If I had somebody I really, really loved a lot and I found out that this love would never, ever be returned then I'd kill him. And after he was dead, I'd kill myself."
     Dari kata2nya dah bisa ketebak pasti ceritanya ada hubungannya sama "gun" dan "girl". IYES! That's right! GS itu manga jebolan Jepang like usual. Genre-nya action. Pertama kali gue tau tentang GS itu jaman SMA (2003-2006). Waktu itu gue langganan majalah Animonster. Nahhh... darisitulah gue tau tentang GS. Kalo komiknya, gue ga pernah baca selama di Indonesia. Gue baru baca komiknya bulan2 kemarin, untungnya ga pake Bahasa negara sini, pakenya B. Inggris. Jadi okz-lah buat dibaca,
Sumber gambar: imageevent.com
    Kali ini gue ga bahas reviewnya, lebih ke ceritanya secara general. Soalnya kalo gue bahas review.. Biasanya detil banget, apalagi GS punya 15 episode, jadi ngos2an juga kalo gue tulis reviewnya HAHAHA... GS punya 2 versi, manga dan anime. Yang bakal gue bahas manga-nya. BIASANYA manga itu beda-beda dikit sama anime dari segi alur cerita. Berhubung gue belum nonton animenya, jadi nothing to compare. Just talk about the manga.
     Setting lokasi cerita GS dominan di Itali. Ibarat Jepang punya Yakuza, Itali punya mafia. Itu udah terkenal banget, bukan cerita awam. Satu organisasi di bawah pemerintahan bernama "The Social Welfare Agency" punya tanggung jawab untuk membasmi teroris "Padania" di wilayah Itali. Orang awam mengenal organisasi ini sebagai organisasi yang mengambil dan membantu anak2 kecil setelah suatu kejadian yang buruk menimpanya. Namun, praktek sebenarnya mereka menjadikan gadis2 kecil ini sebagai "cyborg" - alat untuk membasmi teroris2 dan sebutan asli organisasi ini adalah "Secret Government Agency". Organisasi ini terdiri dari agen2 yang dulunya bekerja untuk kepolisian, militer, dll. Ga hanya agen2, ada juga dokter dan scientist. Scientist-lah yang memprogram "manusia menjadi robot" (conditioning) dan dokter yang melakukan operasinya. Setelah operasi selesai, Tiap cyborg akan didampingi oleh 1 agen yang akan jadi "handler"-nya. Pasangan cyborg dan handler disebut Fratello. Banyak agen yang bekerja di organisasi ini namun ga punya cyborg. Karna saat melakukan seleksi anak yang akan dijadikan cyborg dan melakukan programming bukan pekerjaan mudah, butuh waktu dan tenaga.
     Se-perfect apapun robot buatan tangan manusia, tetap punya kelemahan. Kelemahan mereka di mata. Kalo kena tembak/serangan fatal/berat di mata, mereka bisa mati. Kalo serangan fatal di tubuh, masih bisa diperbaiki. Meski hanya luka gores atau luka fatal atau saat diadakan tes lab, cyborg akan di conditioning. Conditioning memberikan beberapa efek samping bagi cyborg, contohnya: Ingatan mereka akan masa lalu akan ilang permanen (meski kadang suka membekas). Ingatan mereka yang sekarang terkadang suka ilang (Kasus Angelica dan Henrietta). Lalu, cyborg ga hanya patuh sama handler-nya, namun suka dan cinta. Makin sering mereka di conditioning, maka umur mereka akan semakin pendek karena tubuh mereka ada batas waktunya.
     Setelah sukses sama cyborg generasi pertama, organisasi bikin projek bikin cyborg generasi kedua. Kali ini targetnya remaja. Saat cyborg bertugas/kerja, mereka selalu membawa senjata. Jika generasi pertama, membungkus senapan mereka dengan cover alat musik seperti biola, generasi kedua membungkus senjata mereka dengan kotak peralatan make up.


KARAKTER GUNSLINGER GIRL
- Henrietta (Etta)
Sumber gambar: www.taringa.net

     Masa lalu sebelum jadi cyborg: Dia dan keluarganya korban pembantaian di rumahnya sendiri. Hanya dia yang selamat (sekarat) dan langsung diambil alih sama organisasi.
Henrietta cinta banget sama handlernya, Jose. Ia sering nangis, perasa, gelisah, murung, sedih kalo ada apa2 sama Jose. Di akhir2 chapter, ia di-reset ulang hingga sifat aslinya hilang semua, jadi kayak robot beneran. Agak2 korslet pas perang terakhir, membuat ia melukai Jose yang dicintainya. Ia meninggal di tangan Jose (saling bunuh) karena kesepakatan bersama.

- Jose Croce
Sumber gambar: tvtropes.org
     Anak kedua dari keluarga Groce. Dia lebih kalem dibanding kakaknya. Ia baik dan deket sama Henrietta karena bayang2 adik kandungnya, Enrica yang meninggal saat kecelakaan mobil. Kalo menurut gue, dia ga cinta sih sama Henrietta. Dia meninggal saat final war di tangan Henrietta, ia pun membunuh Henrietta sesuai kesepakatan mereka.

- Triela
Sumber gambar: dev.kefche.com
     Masa lalu sebelum jadi cyborg: Triela adalah korban penculikan, pemerkosaan dan mutilasi. Hampir ga tertolong saat ditemukan. Menurut gue dari semua cyborg, masa lalu Triela sangat naas.
Triela paling dewasa di antara semua cyborg. Ia paling solider, peduli sama lain, cemas kalo ninggalin cyborg lain kalo sedang bertugas.
Ia meninggal saat final war, ia berjuang sampai titik darah terakhir untuk membasmi musuh2 yang datang.

- Victor Hilshire (Hartman)
Sumber gambar: gunslingergirl.wikia.com
     Hilshire salah satu orang yang menemukan dan ikut menolong Triela sebelum ia jadi cyborg. Karena itu ia merasa bertanggungjawab atas hidup Triela sampai akhir. Meskipun terkesan "ga cinta sama Triela" tapi ia sangat peduli. Ia suka memberi Triela boneka Teddy Bear.
Ia meninggal saat final war. Ia pergi ke tempat Triela dan ikut membasmi teroris2 sampai titik darah terakhir. Ia meninggal bersama Triela.

- Rico
Sumber gambar: konachan.com
     Masa lalu sebelum jadi cyborg: Rico sakit dari lahir. Ia ga bisa menggerakan tangan dan kaki.
Rico masih kayak anak kecil banget. Ia selalu gembira, senang, cengengesan, dll. Sikapnya santai. Awalnya bingung juga, kenapa Rico yang dipilih sebagai fratello-nya Jean. Mungkin karena ia anaknya "nyantai" jadi ga terlalu "perasa" kalo lagi dimarahin Jean.
Ia meninggal setahun lebih kemudian setelah final war. Bukan karena perang tapi tubuhnya udah sampai batas waktu conditioning.

- Jean Croce
Sumber gambar: tvtropes.org
     Anak sulung keluarga Groce. Ia tegas, disiplin, jarang senyum. Ia juga ketua divisi seksi 2. Bisa dibilang dia bos dari semua fratello. Ia hampir meninggal saat final war. Untungnya Rico nolong dia, sehingga ia selamat.

- Angelica (Angie)
Sumber gambar: absoluteanime.com
     Masa lalu sebelum jadi cyborg: Dulunya Angelica anak dari keluarga yang normal. Semua berubah saat ayahnya sendiri berusaha membunuhnya dengan menabrak Angelica dengan mobil.
Angelica adalah cyborg pertama yang dibuat. Karena ia pioneer maka tubuhnya mengalami banyak masalah. Ia sering banget sakit, conditioning yang berlebih membuatnya sering hilang ingatan. Awal2 jadi cyborg, dia selalu di rumah sakit. Angelica juga cyborg pertama yang meninggal akibat conditioning. Conditioning terakhir yang diterimanya sebelum meninggal karena menolong Marco dengan tubuhnya sendiri dari ledakan bom yang sangat dekat lokasinya dengan mereka. Para dokter dan scientist memprogram cyborg saat terjadi ledakan adalah "menunduk", namun Angelica malah menghadang terbuka berdiri sebagai tameng. Itu bukan program melainkan keinginan Angelica yang tidak ingin Marco meninggal.

- Marco
Sumber gambar: animevice.com
     Awalnya Marco sayang dan simpati sama Angelica. Lambat laun perlakuannya berubah jadi dingin. Ia BT sebenarnya karena dokter dan scientist terus melakukan conditioning sama Angelica hingga membuatnya lupa ingatan.... jadi tugas Marco untuk terrrrrrrrrrrrrruuuuuuuuuussssssss menerus ngajarin Angelica dari awal (cara make senapan, dll). Masuk akal c BT juga, masa ngulang muluk -___- Ia menangis saat Angelica meninggal.

- Claes
Sumber gambar: japanimes.fr
     Di manga ga ada cerita tentang masa lalu Claes. Yang bisa diketahui dulunya dia anak seorang profesor. Claes, seorang cyborg yang pendiam. Hobby baca buku, melukis, mancing dan berkebun. Handlernya yang meninggal membuatnya jadi "kelinci percobaan" saat dokter dan scientist menguji coba hal baru untuk program cyborg. Di versi manga, ia hidup paling akhir di saat cyborg lain udah pada meninggal karena conditioning. Hal ini karena, Claes selalu jaga kandang. Ia hanya tinggal di organisasi setelah handlernya meninggal.
Di akhir cerita, ia masih hidup karena jarang berada di lapangan untuk bertempur hingga ia hanya sedikit merasakan conditioning.

- Claudio Raballo 
     Handler Claes yang udah meninggal. 

- Petrushka (Petra)
Sumber gambar: desktopanimewallpaper.com
     Masa lalu sebelum jadi cyborg: Petra seorang penari balet yang ingin jadi tenar. Namun, cita2nya kandas saat diketahui ia punya kanker dan harus segera amputasi kaki.
Ia diajari make up dan dandan sama Alessandro. Sifatnya lepas, terbuka, ceplas ceplos.

- Alessandro (Sandro) Ricci
     Alessandro sempat bicara sama Petra sebelum ia jadi cyborg. Ia ga tau kalo Petra akhirnya jadi cyborg. Ia punya keahlian "meramal". Well, sebenarnya bukan cenayang gitu. Tapi karena dia "serius" banget sama pekerjaannya yang dulu dan ia banyak membaca. Dia suka meneliti profesi seseorang.

- Beatrice
Sumber gambar: kalasraven.deviantart.com
     Well well well.... Di manga ga banyak cerita tentang Beatrice. Ia "mateks" (mati ekspresi). Ibaratnya lempeng. Sebelum final war, ada perang hebat juga yang terjadi. Beatrice meninggal karena mengeluarkan bom misil seberat 500 kg dari jendela yang kemudian diledakan sama teroris. Jasadnya sama sekali ga berbekas, yang tertinggal hanya sepatu, senjata, dll  dari dirinya.

- Bernardo
     Ga bayak cerita tentang Bernardo. Satu yang pasti, dia doyan ngomong.

- Elsa
Sumber gambar: www.animevice.com
     Elsa adalah cyborg pertama yang meninggal. Ia membunuh handlernya karena cintanya ga berbalas, kemudian membunuh dirinya sendiri.
Karena kasus kematian Elsa-lah, Henrietta dan Jose setuju melakukan hal yang sama.

- Lauro
        Nah loh. Ga ada cerita sama sekali tentang Lauro. Tetiba dia udah meninggal aja. Ia, handlernya Elsa. Ia sama sekali ga cinta Elsa dan sikapnya acuh (dingin). Ia meninggal dibunuh Elsa.

- Pinocchio
Sumber gambar: tvtropes.org
     Wow... Gue sangat suka Pinocchio =))
Dia sangat ganteng dan skillful. Dulunya, ia adalah seorang budak yang dikurung, Ia ditolong Cristiano dan sangat menghormati Cristiano.
Ia meninggal saat berhadapan dengan Triela.

- Caterina (Franca)
Sumber gambar: tvtropes.org
     Franca keluar dari universitasnya dan jadi teroris demi bales dendam akan kematian papanya. Ia partner Franco. Ia terluka ditembak beberapa kali sama Angelica saat sedang kabur sambil nyetir mobil. Ia sekarat, membuat mobil yang dikendarainya mengalami kecelakaan. Ia meninggal bersama  partnernya, Franco.

- Franco
     Partnernya Franca. Keahliannya mahir dengan alat peledak. Sikapnya sangat berhati-hati sama sesuatu. Namun, ia care banget sama Franca. Ia meninggal bersama Franca saat hendak menolong Pinnochio dan Cristiano.

- Enrica Croce
     Adik bungsu Jean dan Jose yang meninggal dalam kecelakaan mobil. 

- Rossana
     Bos Alessandro dari pekerjaannya yang dulu. Cantik dan pintar, jenius lebih tepatnya. Dari Rosanna-lah, Alessandro belajar semuanya (make up, totalitas dalam bekerja, mencintai pekerjaan, dll). Karena pekerjaan, ia harus "tidur" dengan orang2 yang ia selidiki. Saat tahu ia hamil, ia pergi ke ke desa terpencil dan membesarkan anaknya seorang diri.

- Rachelle Belleut
     Ia salah satu selain Hilshire yang menyelamatkan Triela saat kondisinya kritis. Ga lama ia meninggal akibat luka tembak.

- Monica Maria Petris
     Big boss divisi seksi 1 dan 2.

- Priscilla
     Tim intel dan IT divisi seksi 2. Kayaknya cyborg kesukaannya Angelica sama Henrietta.

- Julia Aprea
     Prajurit Carabinieri. Teman masa kecil Enrica. Ia ikut andil dalam final war atas kemauannya sendiri.

- Sophia Durante
     Tunangan Jean yang tewas dalam kecelakaan yang menimpa keluarga Croce.

- Cristiano Savonarola
     Salah satu big boss dari kelompok teroris Padania. Ia mengasuh Pinocchio. Sejak kejadian kecelakaan mobil dengan Franca dan Franco, ia jadi sakit.
"She always looked like she had a smile hiding at the corners of her lips but tears in the corners of her eyes."

KARAKTER FAVORIT:
Emmm... Bicara tentang karakter favorit, ga ada bener2 gue SUKA PAKE BANGET. 
Cuma kalo disuruh milih. Gue pilih Triela. Soalnya dewasa, bisa diandelin, setia kawan banget, kayak "ngemong" cyborg yang lain, kadang lembut kadang beringas, kadang sensitif, kuat tapi kadang suka nangis, ada sisi lucunya juga. Kalo dari segi fisik, gue suka Angelica. Dia manis, imut, penurut, lembut, penyayang anjing, berjuang keras dalam latihan, suka pake pita.
Kalo handler... Gue suka siapa ya?! Hmmm... Mungkin Hilshire sama Alessandro. Alessandro total dalam bekerja. Ia juga suka baca buku. Cool sih orang yang sempet baca buku setelah jam kerjanya yang luar biasa padat.
Kalo teroris... Gue SUKA Pinocchio dong!!! HAHAHAHA....
Kalo karakter lain... Gue suka Rossana. Karna orang awam dan co-worker lain ngeliat dia pekerja keras yang ga mikirin hal lain bahkan terlalu serius. Cuma Alessandro yang ngertiin dia secara partner kerja maupun personal. Dia juga pinter banget dan cantik. Dia total banget dalam bekerja meskipun pekerjaannya beresiko banget bahkan bisa mengubah hidupnya, meski begitu ia ga pernah menyesal.

OPINI
     Menurut gue cerita ini bagus. Action banget dan lokasinya ga di Jepang. Kalo kita bahas di dunia nyata, ya jelas gue ga ngedukung ini organisasi. Mau apapun alasannya, gue ga stuju manusia saling bunuh. TAPI kalo bahas dunia cerita (fiksi), perlu banget ada organisasi kayak gini. Itung2 nyelamatin nasib para gadis yang kelam2 banget. Bukan "nyelamatin" sih cuma lebih ke "memberi mereka kesempatan untuk hidup sedikit lebih lama" karena pada akhirnya mereka bakal meninggal karena conditioning.
      Dari segi cinta2an... Cukup bikin shock... Ini cyborg generasi pertama khan kira2 umur 10-14 tahun, tapi udah kenal cinta2an bahkan cintanya sampe "lebih baik drpd ga bs bersama, mending gue bunuh tu orang yang gue cinta trus gue abis itu mati juga. Jadi fair." Logikanya rata2 umur segitu emang udah mengenal rasa suka. Tapi kalo "cinta sampe rela mati" kayaknya ga gitu juga o.O
Terlalu ekstrim, TAPI kalo ini efek conditioning yaa ga bisa berbuat apa2. Terima aja tu nasib.
Kalo ngebunuh itu ga dosa di dunia nyata MUNGKIN itu termasuk salah satu jalan terbaik yang bakal dipilih banyak pasangan, "Lebih baik gue bunuh loe daripada loe harus sama orang lain terus gue akan bunuh diri sendiri." TAPI KENYATAANNYA tetep ga boleh yaaa.... Hahahahaha... Eling eling.. Bunuh diri = Neraka *grin
Sumber gambar: www.fanpop.com
     Gue agak kaget ya pas tau ending-nya Henrietta sama Jose. Karena Henrietta itu tokoh utama (Paling utama malah) tapi matinya gitu. Korslet sama dirinya sendiri jadi ngebunuh handlernya sendiri. Set dah! =))